Senin, 20 April 2026

Infrastruktur Sorong Selatan

Target Rampung 30 April, Pembangunan 3 Jembatan Garuda di Sorong Selatan Dikebut

Pembangunan Jembatan Garuda tahap IV Tahun Anggaran 2026 di Kampung Wardik, Distrik Wayer, Sorong Selatan terus dipacu.

Tayang:
Penulis: Astri | Editor: Petrus Bolly Lamak
zoom-inlihat foto Target Rampung 30 April, Pembangunan 3 Jembatan Garuda di Sorong Selatan Dikebut
Istimewa/Tidak Ada
BANGUN JEMBATAN - Pembangunan Jembatan Garuda tahap IV Tahun Anggaran 2026 di Kampung Wardik, Distrik Wayer, Kabupaten Sorong Selatan. Sebanyak tiga jembatan tengah dikerjakan sejak awal April 2026. Progres terbaru pembangunan sudah tahap pengecoran, pemasangan lantai cakar ayam, dan balok. 
Ringkasan Berita:
  • Pembangunan Jembatan Garuda tahap IV Tahun Anggaran 2026 di Kampung Wardik, Distrik Wayer, Sorong Selatan terus dipacu.
  • Sejak awal April 2026, tiga jembatan beton dengan bentang 10 meter, 8 meter, dan 6 meter mulai dikerjakan.
  • Saat ini, progres fisik telah memasuki tahap pengecoran, pemasangan lantai cakar ayam, serta balok.
  • Proyek ini rampung dan dapat digunakan masyarakat pada 30 April mendatang.
  • Ketiga jembatan tersebut merupakan akses vital penghubung Kampung Safotamin dan Kampung Wardik.

TRIBUNSORONG.COM, TEMINABUAN - Pembangunan Jembatan Garuda tahap IV Tahun Anggaran 2026 di Kampung Wardik, Distrik Wayer, Sorong Selatan terus dipacu.

Sejak awal April 2026, tiga jembatan beton dengan bentang 10 meter, 8 meter, dan 6 meter mulai dikerjakan.

Baca juga: 573 CPNS Sorong Selatan Lulus Latsar, Bupati: Jangan Hanya Diam di Kampung, Masuk Kantor dan Kerja

Saat ini, progres fisik telah memasuki tahap pengecoran, pemasangan lantai cakar ayam, serta balok.

Dandim 1807 Sorong Selatan Letkol Czi. Moch Zaenal Wafa menargetkan proyek ini rampung dan dapat digunakan masyarakat pada 30 April mendatang.

Baca juga: 24 Jemaah Calhaj Sorong Selatan dan Maybrat Siap Diberangkatkan, Persiapan Tinggal Tunggu Koper

Ketiga jembatan tersebut merupakan akses vital penghubung Kampung Safotamin dan Kampung Wardik yang selama ini sering terhambat luapan air saat hujan.

“Kondisi ini sebelumnya kerap mengganggu mobilitas warga dan anak sekolah yang bergantung pada jembatan darurat,” katanya.

Pembangunan gotong royong dengan melibatkan masyarakat setempat agar warga merasa memiliki dan menjaga infrastruktur tersebut.

Program ini akan berlanjut setiap bulan melalui kolaborasi dengan Dinas Pekerjaan Umum (PU) untuk membenahi jembatan di lokasi prioritas lainnya.

“Kami mengimbau warga di distrik lain yang membutuhkan akses jembatan segera melapor melalui Babinsa atau Danramil setempat untuk ditindaklanjuti,” katanya. (tribunsorong.com/astri)

Sumber: TribunSorong
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

Berita Populer

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved