Makanan di Kota Sorong

Nikmati Lezatnya Makanan di Goyang Lidah 2 Kota Sorong: Ada Soto Lamongan hingga Bubur Manado

Jika Anda sedang bingung memilih warung makan di Kota Sorong, Anda dapat mencoba makan di Goyang Lidah 2.

Editor: Rahman Hakim
Sajian Sedap
Soto Ayam Lamongan: 

Nikmati Lezatnya Makanan di Goyang Lidah 2 Kota Sorong: Ada Soto Lamongan hingga Bubur Manado

TRIBUNSORONG.COM - Berikut ini adalah rekomendasi tempat makan di Kota Sorong, Papua Barat Daya.

Jika Anda sedang bingung memilih warung makan di Kota Sorong, Anda dapat mencoba makan di Goyang Lidah 2.

Melansir dari laman TribunTravel, di rumah makan ini Anda akan disuguhkan dengan berbagai jenis menu masakan.

Bahkan bukan hanya menu-menu dari Indonesia Timur, tetapi juga ada makanan dari daerah lain seperti Jawa.

Menu yang disediakan ada, soto ayam Lamongan, ayam kampung lalapan, bubur manado, dan masih banyak lagi pilihan hidangan nikmat dan lezat.

Ada juga olahan daging kambing, harganya mulai Rp 40.000.

Untuk menikmati sensasi kuliner yanga ada di Goyang Lidah 2 bisa berkunjung langsung ke Jl. Mesjid Raya, Remu Utara, Distrik Sorong, Kota Sorong, Papua Bar.at.

Jam buka Goyang Lidah 2 mulai pukul 08.00 WIT hingga 18.00 WIT.

Tak jauh dari lokasi Goyang Lidah 2 juga ada hotel untuk kamu yang ingin menginap, simak rekomendasi dan estimasi jaraknya.

- RedDoorz near Dermaga Pelabuhan Rakyat, Jl. Selat Rumberpon No.10A, Remu Sel., Kecamatan Sorong Manoi, Kota Sorong, Papua Barat, jaraknya sekira 1,6 km.

- Kyriad M Hotel Sorong, Jl. Sungai Maruni, Klawuyuk, Kec. Sorong Utara, Kota Sorong, Papua Barat, berjarak sekira 5,9 km.

- Guardian Family Hotel, Malaingkedi, Sorong Utara, Malaingkedi, Kec. Sorong Utara, Kota Sorong, Papua Barat, jaraknya sekira 1,8 km.

Tips Memilih Makanan Sehat di Luar Rumah

1. Hindari gorengan

Kurangi makanan tinggi kalori serta lemak jahat (jenuh dan trans) saat makan siang.

Makanan yang digoreng dan dibakar memiliki kalori dan lemak jahat yang lebih tinggi daripada yang dikukus atau dipanggang.

Selain itu, menu di luar rumah biasanya digoreng dengan minyak goreng bekas, yang sudah berulang kali digunakan.

Kandungan asam lemak jenuh dalam minyak bekas dapat membahayakan ke sehatan.

Minyak jelantah juga rentan mengandung radikal bebas yang jadi biang penyakit kanker.

2. Bijak mengonsumsi santan

Menu makan siang seperti opor, gulai, atau kari tentu mengundang selera.

Namun, agar ke sehatan tetap terjaga, jangan lupa tetap bijak saat ingin mengonsumsi santan.

Bila perlu, tanyakan kepada penjaja makanan apakah santan yang digunakan encer atau kental.

Kalori santan kental mencapai 324 per 100 mililiter.

Sedangkan santan encer kalorinya 122 per 100 mililiter.

Selain itu, 54 gram lemak yang ada pada santan, sebanyak 51 gram di antaranya atau sebagian besar merupakan lemak jenuh.

Kontribusinya mencapai 254 persen jatah konsumsi harian yang direkomendasikan.

Untuk itu, konsumsi santan tidak boleh berlebihan atau perlu dibatasi.

National Heart Foundation dan American Heart Association menganjurkan, santan boleh dikonsumsi dalam batas wajar.

Santan juga lebih baik dikonsumsi bersama sayuran, ayam, ikan, dan tofu ketimbang bersama jerohan.

3. Kurangi konsumsi tepung

Makanan yang mengandung tepung terigu seperti ayam goreng tepung, jamur goreng crispy, bakmi, roti, dan sebagainya cukup nikmat.

Tapi di balik kriuk renyahnya, kandungan kalori dalam tepung terigu yang cukup tinggi perlu diperhatikan.

Dalam 100 gram tepung terigu, terdapat sekitar 365 kalori.

Organisasi Pangan Dunia FAO menyarankan orang dewasa mengonsumsi setidaknya 1.800 kalori total per hari.

4. Hindari bahan makanan instan

Sebisa mungkin pilih menu makan siang yang bebas makanan instan atau kalengan.

Pilih makanan segar seperti ikan, daging, sayur, dan buah segar.

Makanan instan dan kalengan banyak menggunakan bahan pengawet dan kimia.

Peneliti dari Universitas Rochester New York, AS, menemukan kandungan BPA (bisphenol-A) di dalam minuman kaleng, sarden, sampai buah kaleng.

Paparan BPA dapat berbahaya bagi sistem reproduksi, saraf, daya tahan tubuh, dan bisa menyebabkan kanker.

 

(TribunSorong)

Berita Terkait

Ikuti kami di

AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved