Sumber Daya Manusia Raja Ampat
IPM Kabupaten Raja Ampat pada 2024 Ditarget 68,18 Persen
Bupati Raja Ampat Abdul Faris Umlati mengapresiasi capaian signifikan itu.
Penulis: Willem Oscar Makatita | Editor: Milna Sari
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/sorong/foto/bank/originals/20230403_Abdul-Faris-Umlati.jpg)
TRIBUNSORONG.COM, WAISAI - Indeks Pembangunan Manusia (IPM) Kabupaten Raja Ampat ditargetkan sebesar 68,18 persen pada 2024 mendatang.
Angka tersebut meningkat dibanding IPM 2022, yaitu 64,65 persen.
Bupati Raja Ampat Abdul Faris Umlati mengatakan, IPM mengukur capaian pembangunan manusia berbasis komponen dasar kualitas hidup.
Pada ukuran kualitas hidup, IPM dibangun melalui pendekatan tiga hal dasar.
"Hal tersebut mencakup umur panjang dan sehat, pengetahuan, dan kehidupan yang layak," ujar Abdul Faris Umlati, Senin (3/4/2023).
Dikatakannya, ada tiga variabel yang menjadi indikator IPM, yakni pendidikan, kesehatan, dan perekonomian.
Menurut Abdul Faris Umlati, kenaikan IPM Kabupaten Raja dari tahun ke tahaun berkat kerja keras semua pihak.
"Semua ini berkat kerja sama pemerintah daerah dan DPRD maupun seluruh komponen masyarakat Kabupaten Raja Ampat, termasuk juga media," ucapnya. (tribunsorong.com/willem oscar makatita)