Demo Buruh di Sorong
Ini Harapan Maria Grace Karubaba, Mahasiswi Kedokteran Papua di Hari Buruh
Menurutnya, gaji, kesejahteraan dan jam kerja buruh adalah salah satu kerisauan pekerja di daerah-daerah urban baru seperti di Sorong.
Penulis: Safwan | Editor: Milna Sari
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/sorong/foto/bank/originals/20230501_Maria-Grace-Karubaba.jpg)
TRIBUNSORONG.COM, SORONG - Tanggal 1 Mei diperingati sebagai Hari Buruh Internasional.
Maria Grace Karubaba (19), mahasiswi Fakultas Kedokteran Universitas Papua Barat, meminta pemerintah kembali memberi perhatian serius terhadap nasib buruh di Indonesia.
"Gaji buruh, jam kerja dan kontrak kerja dengan perusahaan jadi perhatian," kata mahasiswi semester IV Unipa ini di Jl Pramuka, Kota Sorong, Papua Barat Daya, Minggu (30/4/2023).
Menurutnya, gaji, kesejahteraan dan jam kerja buruh adalah salah satu kerisauan pekerja di daerah-daerah urban baru seperti di Sorong.
"Upah laik bagi buruh adalah salah satu instrumen mengurangi kemiskinan," ujar putri bungsu pasangan Pdt Max Musa Karubaba dan Ester MM Titahena ini.
Baca juga: Buruh Pelabuhan Sorong, Papua Barat Daya, Minta PT Pelindo Selesaikan Persoalan Kesejahteraan
Maria ditemui Tribun usai menunaikan Ibadah Minggu di gereja GPdI Elohim km 10, Sorong.
Seperti kota-kota lain di Indonesia, di Kota Sorong, ibu kota Provinsi Papua Barat Daya, sekelompok warga menggelar aksi peringatan Hari Buruh.
Di Kota Sorong, aksi digelar Aliansi Serikat Pekerja TKBM Pelabuhan Sorong di PTPelindo Cabang Sorong, Papua Barat Daya.
Baca juga: Demo Aliansi Serikat Pekerja TKBM Sorong, Gusti Sagrim: Jangan Alergi Tapi Dengarkan
Demontrasi memanfaatkan momentum Hari Buruh Internasional atau May Day 2023.
Para buruh mendatangi PT Pelindo Cabang Sorong membawa sejumlah aspirasi yang dituliskan dalam spanduk.
Massa meminta agar PT Pelindo dan sejumlah pihak agar segera menyepakati tarif jasa bongkar muat di Pelabuhan Sorong sesuai KM 35 tahun 2007.
Baca juga: Demo Buruh di PT Pelindo Cabang Sorong 35 Anggota Polisi Dikerahkan
Tak hanya itu, massa meminta agar perusahaan peti kemas Pelindo agar menyamakan tarif Container Cran Pelabuhan Sorong dengan Jayapura.
Sebelumnya, Ketua Gabungan Sarikat Buruh Indonesia (GSBI) Papua Barat Johannes Akwan juga mendesak pemerintah nasional dan regional di Tanah Papua untuk mempercepat pembahasan upah minimum provinsi (UMP) dan upah minimum kota (UMK) di empat ibukota provinsi baru Daerah Otonomi Baru di Tanah Papua.
Empat kota itu adalah Sorong (Papua Barat Daya), Nabire (Papua Tengah), Wamena (Papua Pegunungan) dan Merauke (Papua Selatan).
Baca juga: BREAKING NEWS: Aliansi Serikat Buruh Unjuk Rasa di PT Pelindo Sorong
"Kondisi alam, aksesbilitas dan kondisi masyarakat tiap provinsi di Papua punya karakter sendiri. Jangan main pukul rata," ujar Akwan kepada Tribun, Minggu (30/4/2023) saat dimintai harapan organisasi buruh di peringatan Hari Buruh Internasional (May Day), saban 1 Mei.