Penangkapan Aktivis KNPB
Kepala Dinas Kesehatan Tambrauw Antar 14 Nakes ke Kota Sorong
Nakes yang tergabung dalam Nusantara Sehat turun dan diantar langsung oleh Kepala Dinas Kesehatan Tambrauw.
Penulis: Safwan | Editor: Milna Sari
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/sorong/foto/bank/originals/20230612_Dinas-Kesehatan-Papua-Barat-Daya-Kapolres-Tambrauw-AKBP-Bendot-Dwi-Prasetyo.jpg)
TRIBUNSORONG.COM, SORONG - Dinas Kesehatan Provinsi Papua Barat Daya membenarkan terkait adanya tenaga kesehatan (Nakes) di Tambrauw turun ke Kota Sorong, Senin (12/6/2023).
"Terkait informasi yang ada di publik kemarin tidak seheboh itu dan pastinya 14 nakes turun bukan karena diteror," ujar Kepala Dinas Kesehatan Papua Barat Daya Netty Howay di Sorong.
Netty Howay mengaku, petugas nakes berjumlah 14 orang yang turun ke Sorong, berasal dari Puskesmas Syujak dan Puskesmas Yembun, Tambrauw.
Baca juga: Diawasi Dinkes, Kemenkes Pastikan 14 Nakes Tambrauw yang Turun ke Kota Sorong Dalam Keadaan Sehat
Ia juga membantah nakes lari dari tempat tugas karena diancam sebenarnya tidak benar, namun karena ada informasi penangkapan KNPB akhirnya mereka pun turun," ucapnya.
Nakes yang tergabung dalam Nusantara Sehat turun dan diantar langsung oleh Kepala Dinas Kesehatan Tambrauw.
"Mereka ini turun dan pastinya tetap naik ke tempat tugas beberapa waktu yang akan datang," ujar Istri Bernard Sagrim itu.
Baca juga: 14 Nakes Tambrauw Ternyata Dibawa Turun ke Kota Sorong oleh Kepala Puskesmas, Ini Nama Puskesmasnya
Tak hanya itu, Kapolres Tambrauw AKBP Bendot Dwi Prasetyo menambahkan, para nakes yang turun ke Kota Sorong mereka membantah terkait ancaman.
"Setelah saya cek ke masing-masing nakes, memang mereka membantah perihal ancaman yang ada di publik," jelasnya.
"Dengan adanya penangkapan itu sebagai manusia mereka takut itu wajar."
Hanya saja, terkait ancaman baik langsung dan lainnya kepada petugas, hingga kini tidak ada seperti yang di publik.
Tak hanya itu, perihal jaminan keamanan di Tambrauw, Bendot siap bertanggungjawab atas setiap situasi di daerah tersebut.
"Saya dan teman-teman TNI siap mengamankan Kabupaten Tambrauw, setelah adanya kejadian penangkapan di Distrik Bamusbama," pungkasnya.(tribunsorong.com/safwan ashari)