Kamis, 7 Mei 2026

Penangkapan Aktivis KNPB

Kepala Dinas Kesehatan Tambrauw Antar 14 Nakes ke Kota Sorong

Nakes yang tergabung dalam Nusantara Sehat turun dan diantar langsung oleh Kepala Dinas Kesehatan Tambrauw.

Tayang:
Penulis: Safwan | Editor: Milna Sari
zoom-inlihat foto Kepala Dinas Kesehatan Tambrauw Antar 14 Nakes ke Kota Sorong
TRIBUNSORONG.COM/SAFWAN ASHARI
Dinas Kesehatan Papua Barat Daya, Kapolres Tambrauw AKBP Bendot Dwi Prasetyo dan 14 petugas kesehatan (nakes) melakukan pertemuan di Kota Sorong, Papua Barat Daya, Senin (12/6/2023). 

TRIBUNSORONG.COM, SORONG - Dinas Kesehatan Provinsi Papua Barat Daya membenarkan terkait adanya tenaga kesehatan (Nakes) di Tambrauw turun ke Kota Sorong, Senin (12/6/2023).

"Terkait informasi yang ada di publik kemarin tidak seheboh itu dan pastinya 14 nakes turun bukan karena diteror," ujar Kepala Dinas Kesehatan Papua Barat Daya Netty Howay di Sorong.

Netty Howay mengaku, petugas nakes berjumlah 14 orang yang turun ke Sorong, berasal dari Puskesmas Syujak dan Puskesmas Yembun, Tambrauw.

Baca juga: Diawasi Dinkes, Kemenkes Pastikan 14 Nakes Tambrauw yang Turun ke Kota Sorong Dalam Keadaan Sehat

Ia juga membantah nakes lari dari tempat tugas karena diancam sebenarnya tidak benar, namun karena ada informasi penangkapan KNPB akhirnya mereka pun turun," ucapnya.

Nakes yang tergabung dalam Nusantara Sehat turun dan diantar langsung oleh Kepala Dinas Kesehatan Tambrauw.

"Mereka ini turun dan pastinya tetap naik ke tempat tugas beberapa waktu yang akan datang," ujar Istri Bernard Sagrim itu.

Baca juga: 14 Nakes Tambrauw Ternyata Dibawa Turun ke Kota Sorong oleh Kepala Puskesmas, Ini Nama Puskesmasnya

Tak hanya itu, Kapolres Tambrauw AKBP Bendot Dwi Prasetyo menambahkan, para nakes yang turun ke Kota Sorong mereka membantah terkait ancaman.

"Setelah saya cek ke masing-masing nakes, memang mereka membantah perihal ancaman yang ada di publik," jelasnya.

"Dengan adanya penangkapan itu sebagai manusia mereka takut itu wajar."

Hanya saja, terkait ancaman baik langsung dan lainnya kepada petugas, hingga kini tidak ada seperti yang di publik.

Tak hanya itu, perihal jaminan keamanan di Tambrauw, Bendot siap bertanggungjawab atas setiap situasi di daerah tersebut.

"Saya dan teman-teman TNI siap mengamankan Kabupaten Tambrauw, setelah adanya kejadian penangkapan di Distrik Bamusbama," pungkasnya.(tribunsorong.com/safwan ashari)

Sumber: TribunSorong
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

Berita Populer

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved