Stunting Papua Barat Daya
Pj Bupati Maybrat Minta Tim Penurunan Stunting Benar-benar Turun ke Lapangan
Penjabat Bupati Maybrat Bernhard E Rondonuwu mengatakan, Pemkab akan fokus keroyok data stunting.
Penulis: Petrus Bolly Lamak | Editor: Milna Sari
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/sorong/foto/bank/originals/20230809_Maybrat-mendapat-juara-tiga.jpg)
TRIBUNSORONG.COM, SORONG - Pemerintah Kabupaten Maybrat terus berupaya menurunkan stunting di wilayahnya.
Penjabat Bupati Maybrat Bernhard E Rondonuwu mengatakan, Pemkab akan fokus keroyok data stunting.
Data itu harus jelas, supaya tim bisa turun dan cek langsung di distrik maupun kampung.
"Kita di Maybrat ingin mengubah data, karena data ini penting, kita bisa tau peta stunting, karena kalau sekarang kita juga tidak bisa pastikan data ini real atau tidak," ungkapnya.
Baca juga: Bernhard Anggap Ferdinandus Taa Jadi Leher di Pemkab Maybrat
Ia bilang, data stunting selama ini diambil dari data puskesmas yang ada di wilayah Maybrat.
Dijelaskan Bernhard bahwa penanganan stunting di Maybrat dilakukan secara masif.
"Saya selalu ingatkan agar tim turun langsung ke wilayah puskesmas dan jajaran, posyandu dan pustu," katanya.
Baca juga: Maybrat Dapat Rp19,9 Miliar DBH Migas Triwulan III, Pj Bupati Bernhard Beber Alokasi Prioritas
Sambungnya, tim kesehatan dan kader sudah diberikan tugas untuk turun dan lihat ibu hamil serta anak yang bergejalah stunting.
"Supaya kita tahu, karena sayapun baru tau stunting tidak bisa diobati, tapi pengaturan kesehatan ibu hamil sebelum melahirkan," jelasnya.
Baca juga: Desiminasi Audit Kasus Stunting di Maybrat, Pj Bupati Bernhard Sampaikan Poin-poin Penting Program
Perlu diketahui, Pemkab Maybrat mendapat juara tiga pelaksanaan delapan aksi konvergensi penurunan stunting tahun 2022.
Penyerahan penghargaan berupa piala dan piagam itu berlangsung di gedung Lambertus Jitmau, Rabu (9/8/2023).
(tribunsorong.com/petrus bolly lamak)