Pengurus PAPDI Papua Barat Daya Dilantik, Siap Kolaborasi dengan Pemerintah Sektor Kesehatan
Pengurus PAPDI cabang Papua Barat dan Papua Barat Daya Periode 2022-2025 resmi dilantik, Sabtu (9/9/2023).
Penulis: Petrus Bolly Lamak | Editor: Intan
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/sorong/foto/bank/originals/20230909_Foto-bersama-pengurus-PAPDI-PB-dan-PBD-2022-2025.jpg)
TRIBUNSORONG.COM, SORONG - Pengurus Perhimpunan Dokter Spesialis Penyakit Dalam Indonesia (PAPDI) cabang Papua Barat dan Papua Barat Daya Periode 2022-2025 resmi dilantik.
PAPDI cabang dilantik oleh Ketua Pengurus Besar Perhimpunan Dokter Spesialis Penyakit Dalam Indonesia (PB PAPDI) Sally Aman Nasution di Hotel Rylich Panorama, Kota Sorong, Papua Barat Daya Sabtu (9/9/2023).
Sally Aman Nasution mengatakan kerja sama erat dibutuhkan guna pererat solidaritas sesama sejawat dokter.
Baca juga: Ada Dokter Asing Masuk Papua Barat Daya, Kadinkes Ingatkan Nakes Tingkatkan Ilmu dan Potensi
Profesi dokter perlu ada peningkatan ilmu pengetahuan karena perkembangan bidang kedokteran kian berubah.
Peningkatan ilmu kedokteran akan menjamin dokter Indonesia menjadi tuan dirumahnya sendiri.
"Saat ini tidak ada alasan terkait posisi kita, jarak bukan menjadi penghambat sebab teknologi sudah maju," katanya saat memberi sambutan.
Sally Aman Nasution mengatakan, peningkatan ilmu kedokteran butuh dukungan semua pihak dari berbagai elemen termasuk pemerintah daerah.
Pelayanan kesehatan harus dilakukan dari hulu ke hilir jangan sampai putus tapi terus berkesinambungan.
"Selamat kepada PAPDI Papua Barat dan Papua Barat Daya timnya ini banyak generasi muda sehingga larinya cepat," ucapnya.
Ia ingatkan tiga tugas penting kedokteran yakni pertama, pelayanan kepada anggota maksudnya agar jangan sampai ada anggota sulit dalam melaksanakan tugas.
Baca juga: Sosok Dokter Alouisius Feliciano Uspessy Maju Caleg Provinsi Papua Barat Daya, Beberkan Alasannya
Kedua, upaya anggota terus update ilmu artinya peningkatan ilmu harus mulai dari hulu sehingga memudahkan sekaligus hemat biaya.
"Ketiga ini yang sering kita lupakan itu bagaimana peran dokter bisa dirasakan manfaatnya oleh masyarakat," katanya.
Ketua PAPDI Papua Barat dan Papua Barat Daya, Feliks Duwit mengatakan, peran organisasi profesi sangat jelas.
Terbukti wabah Covid-19 telah berlalu sehingga semua bisa melaksanakan kegiatan secara terbuka dan langsung.
"Termasuk pada hari ini Pengurus PAPDI Papua Barat dan Papua Barat Daya bisa dilantik langsung oleh PB PAPDI," kata Felix Duwit.