Pertanian Maybrat
Buka Lahan Tanam Padi, 4 Bulan Lagi Pemkab Maybrat Produksi Beras Kamundan
Kepala Dinas Pertanian dan Perkebunan Maybrat, Marthen Howay mengatakan lahan tersebut berada di pinggir sungai kamundan atau di Kampung Fankahrio, Di
Penulis: Petrus Bolly Lamak | Editor: Milna Sari
TRIBUNSORONG.COM, SORONG - Dinas Pertanian dan Perkebunan Kabupaten Maybrat menyiapkan lahan delapan hektar difungsikan penanaman padi dan jagung.
Bermodal semangat gotong-royong, Dinas bersama Satgas TNI Yonif 133 Fankahrio dan Tahsimara serta Kepala Kepala Kampung Tahsimara, Kepala Kampung Fankahrio dan Kepala Kampung Samerakator termasuk masyarakat mulai membuka lahan pada Sabtu (9/9/2023).
Kepala Dinas Pertanian dan Perkebunan Maybrat, Marthen Howay mengatakan lahan tersebut berada di pinggir sungai kamundan atau di Kampung Fankahrio, Distrik Aifat Timur Tengah, Kabupaten Maybrat.
Untuk memudahkan proses pembukaan lahan tersebut dinas menerjunkan satu unit ekskavator membuka lahan tersebut.
Baca juga: Pj Bupati dan Wakil Ketua DPRK Maybrat Hadiri Pengukuhan Guru Besar Prof Dr Pius Lustrilanang
Sementara TNI dan masyarakat membuat jembatan penyebrangan supaya penanaman dilakukan secara gotong royong oleh masyarakat dibantu anggota TNI.
"Upaya buka lahan ini mendapat dukungan penuh dari tiga kepala kampung dan masyarakat," kata Marthen Howay.
Baca juga: Pj Sekda Maybrat Bertemu Manejemen PLN, Bahas Aset dan Pemasangan Jaringan Wilayah Mare dan Aifat
Ia bilang, upaya ini mendukung program prioritas Penjabat Bupati Maybrat terkait pendidikan, kesehatan, infrastruktur serta program pembangunan Pertanian, Perkebunan, Perikanan, Peternakan dan Ketahanan Pangan.
"Menanam padi ladang dan jagung ini bentuk dukungan kepada program Pak Bupati sehingga dinas teknis langsung programkan buka lahan," ucapnya.
Baca juga: Penyaluran Bansos CPP Tahap I untuk 24 Distrik se-Maybrat Papua Barat Daya Tuntas
Penjabat Bupati Maybrat Bernhard E Rondonuwu menargetkan empat bulan ke depan Kabupaten Maybrat bisa produksi beras sendiri.
Beras akan diberi label 'Beras Kamundan' atau 'Beras Ayamaru Utara' itu sesuai nama tempat produksinya.
Baca juga: Siapkan Strategi Pariwisata Maybrat, Pj Bupati Bernhard Diskusi dengan Tim Wisata dari Bandung
Program ini merupakan sebuah langkah untuk penyediaan stok pangan yang beragam dan berimbang bagi masyarakat.
"Selain pangan lokal yang sudah ada seperti keladi, batatas, sagu, singkong dan lain-lain ini juga kita akan kembangkan di sini," kata Bernhard. (Tribunsorong.com/Petrus Bolly Lamak)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/sorong/foto/bank/originals/20230910_ekskavator-sedang-membuka.jpg)