Pemkab Raja Ampat
Bupati Raja Ampat Serahkan DPA 2024, AFU Ingatkan Kepala OPD Hati-Hati Ambil Keputusan
Bupati Raja Ampat Abdul Faris Umlati menyerahkan Dokumen Pelaksanaan Anggaran (DPA) 2024 kepada Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Kabupaten Raja Ampat
Penulis: Willem Oscar Makatita | Editor: Ilma De Sabrini
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/sorong/foto/bank/originals/202401174_BUPATI-RAJA-AMPAT-AFU-12.jpg)
TRIBUNSORONG.COM, WAISAI - Bupati Raja Ampat Abdul Faris Umlati menyerahkan Dokumen Pelaksanaan Anggaran (DPA) 2024 kepada Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Kabupaten Raja Ampat.
Penyerahan DPA berlangsung di aula Wayag Kantor Bupati Raja Ampat disaksikan oleh kepada atau perwakilan OPD.
Baca juga: DPP Demokrat Tunjuk AFU Maju Pilgub PBD, Abdul Faris Umlati Berburu Cawagub untuk Pilkada 2024
Dokumen anggaran itu diserahkan secara simbolis kepada Sekretaris Daerah (Sekda) dan perwakilan Kepala Badan, Dinas dan Distrik di lingkungan Pemerintahan Kabupaten (Pemkab) Raja Ampat.
"Ditetapkannya APBD Tahun Anggaran 2004 telah mempertegas konsekuensi bersama dalam melanjutkan proses pemerintahan. Tak hanya dalam rangka pembangunan, melainkan juga dalam pelayanan kepada masyarakat di Kabupaten Raja Ampat," ujar Bupati Abdul Faris Umlati kepada para kepala OPD, Waisai, Rabu (17/1/2024).
Pria yang akrab disapa AFU itu dalam arahannya menyinggung soal penyelenggaraan pemerintahan yang bersih kepada seluruh pejabat dan ASN, sekaligus meningkatkan pelayanan kepada masyarakat Raja Ampat.
Dia juga mengimbau kepada seluruh kepala OPD agar tiap pelaksanaan kegiatan wajib memperhatikan prinsip akuntabilitas melalui penyusunan program pelayanan dan pembangunan pembiayaan.
"Itu harus dilakukan agar setiap program yang diagendakan dapat memberikan hasil yang sesuai dengan sasaran atau tujuan yang ditetapkan," ujarnya.
Baca juga: DKP Kabupaten Raja Ampat Dorong 3 Aspek Pemberdayaan Masyarakat di Bidang Perikanan
Ia juga menyarankan agar seluruh pengguna anggaran menggunakan prinsip kehati-hatian saat hendak melaksanakan kebijakan dalam pengelolaan anggaran.
"Jangan karena alasan kehati-hatian, lalu para kepala OPD memperlambat proses pelaksanaan kegiatan. Oleh karena itu, segera proses pembentukan personel pengelolaan keuangan dan juga organisasi pengadaan," ucapnya.
Baca juga: Bupati Raja Ampat Minta Para Kepala OPD Genjot Capaian Retribusi Daerah
Politisi Partai Demokrat itu mengumpamakan sebuah tanggung jawab dalam mengambil kebijakan pada sebuah pekerjaan dengan menyebutkan sebuah pepatah.
"Rencanakan kegiatan dengan baik karena apabila gagal dalam perencanaan maka sama halnya dengan merencanakan kegagalan," ujarnya.
Baca juga: Tingkatkan Keselamatan Berlalu Lintas, Unit Rajawali Polres Raja Ampat Gelar Razia ODOL
Ia mengatakan, dengan diserahkannya DPA kepada setiap OPD dapat menjalankan seluruh program pembangunan dengan tertib dan tepat waktu.
Dia juga berharap program yangb telah dicanangkan dapat berjalan efisien dan tepat waktu, karena hal itu sudah proses yang matang dan terencana sesuai aturan yang berlaku. (tribunsorong.com/willem oscar makatita)