Pembangunan di Maybrat
Musyarawarah Kampung Konja Barat Maybrat, Pertanian Harus Digarap Serius Dukung Ketahanan Pangan
Adapun program-program yang dibahas di antaranya mengenai ketahanan pangan, bantuan langsung tunai (BLT), dana desa/dana kampung.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/sorong/foto/bank/originals/20250211_muskam-konja-barat-maybrat.jpg)
TRIBUNSORONG.COM, KUMURKEK - Pemerintah Kampung Konja Barat, Distrik Aifat Utara, Kabupaten Maybrat, Papua Barat Daya menggelar musyawarah kampung (Muskam) pada Selasa (12/02/2025).
Kegiatan dalam rangka pengusulan program pembangunan tahun anggran 2025 tersebut berlangsung di gedung Sekretariat Kampung Konja Barat.
Acara dihadiri kepala kampung bersama seluruh apartur, pendamping lokal kampung, serta masyarakat.
Baca juga: Jajaran Pegawai dan Pejabat Pemkab Maybrat Siap-siap Dievaluasi, Murafer-Ferdinando Ungkap Indikator
Adapun program-program yang dibahas di antaranya mengenai ketahanan pangan, bantuan langsung tunai (BLT), dana desa/dana kampung, stunting, kesehatan, serta pendidikan.
Ada juga program tambahan yang diusulkan masyarakat, seperti peningkatan rumah warga, air bersih, dan juga hibah bantuan buat mendukung pembangunan gedung Gereja St Yohanis Rasul Konja, Paroki St Yosep Ayawasi, Keuskupan Manokwari Sorong.
"Pagu Anggaran Dana Desa ( ADD) yang terbatas dapat dipergunakan secara maksimal buat kepentingan umum," kata Penjabat (Pj) Kepala Kampung Konja Barat Yakobus Turot dalam keterangan tertulisnya, Kamis (13/2/2025).
Mengenai program ketahanan pangan, lanjutnya, harus dikelola masyarakat secara efektif guna menciptakan peningkatan ekonomi di berbagai sektor.
Misalnya sektor pertanian membuat kebun jagung atau kebun keladi yang harus direalisasikan.
Yakobus Turot juga meminta masyarakat agar fokus mengelola dan meningkatkan potensi ketahanan pangan lokal yang ada, sehingga produksinya memberi keuntungan yang baik buat menambah pendapatan.
Baca juga: Langkah Awal Bupati dan Wakil Bupati Maybrat Terpilih Karel Murafer-Ferdinando Setelah Dilantik
Menurutnya, ke depan perlu diadakan pelatihan atau sekolah bisnis, sehingga setiap kelompok usaha bisa memahami secara baik dalam mengelola serta mengembangkan setiap unit usahanya.
"Contohnya memulai dari pembibitan, pemeliharaan, hingga pada level pemasaran. Pendampingan semacam pelatihan ini merupakan upaya meningkatkan pengetahuan masyarakat dalam mengelola serta mengambangkan potensi sumber daya alam yang ada, khususnya sektor pertanian," kata Yakobus Turot. (*/tribunsorong.com)
| Pemprov Papua Barat Daya Tingkatkan Kapasitas SDM Transmigran Lokal di Maybrat |
|
|---|
| Putra Maybrat Amus Atkana Jabat Kepala Perwakilan Ombudsman RI Papua Barat, PROJO Menaruh Harapan |
|
|---|
| Pemkab Maybrat Serahkan SK CPNS Formasi 2021, Pj Bupati: Bekerjalah dengan Disiplin dan Loyalitas |
|
|---|
| Pemkab Maybrat Papua Barat Daya Dukung Pengembangan Model Sekolah Sepanjang Hari |
|
|---|