Berita Kabupaten Sorong
Pelatihan Pencegahan Perkawinan Anak Digelar di Kabupaten Sorong
Peserta berasal dari Kelurahan, Kampung Warmon, Maibo, Arar, serta Forum Anak binaan Program Inklusi.
Penulis: Ismail Saleh | Editor: Petrus Bolly Lamak
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/sorong/foto/bank/originals/20250422_pelatihwaov.jpg)
TRIBUNSORONG.COM, AIMAS - Sub Mitra Program Inklusi Kabupaten Sorong, terdiri dari PC Fatayat NU dan Lakpesdam PCNU, mengadakan Pelatihan Pencegahan Perkawinan Anak (PPA) di Aula Aquarius, Selasa (22/4/2025).
Peserta berasal dari Kelurahan, Kampung Warmon, Maibo, Arar, serta Forum Anak binaan Program Inklusi.
Baca juga: Fatayat NU Papua Barat Daya Serukan Perempuan Jadi Agen Perubahan di Hari Kartini
Pelatihan ini bertujuan memperkuat pemahaman aparat kampung dan kelurahan dalam mencegah perkawinan anak.
Field Coordinator Program Inklusi Rusyaid menekankan, pentingnya kolaborasi lintas sektor, terutama dengan Dinas P2KBP3A.
“penanganan kasus harus mengikuti SOP yang melibatkan Unit Layanan PPA,”ujar Rusyaid.
Kiai Muhammad Nurkhoiron dari Lakpesdam PBNU menambahkan, pentingnya gizi dalam mendukung tumbuh kembang anak sebagai bagian dari pencegahan perkawinan dini.
“Kami mendorong pemanfaatan tradisi lokal sebagai media edukasi remaja,” katanya.
Baca juga: Peringati HUT Ke-75, Fatayat NU Papua Barat Daya Santuni Dhuafa di Sorong
Acara dibuka oleh Kepala Dinas P2KBP3A Ferry Fatem yang mengapresiasi kolaborasi lintas sektor ini.
Turut hadir sebagai fasilitator nasional Asrul R Raman dan Nur Azizah dari PBNU.
Baca juga: Fatayat NU dan HWDI Papua Barat Daya: Usut Tuntas dan Adili Pelaku Kekerasan terhadap Ulfa Tamima
Pelatihan ini menjadi awal dari rangkaian kegiatan serupa di tingkat kabupaten, dengan harapan tercipta perubahan nyata di akar rumput demi melindungi masa depan generasi muda. (tribunsorong.com/ismail saleh)