Rabu, 29 April 2026

Pertanian Sorong

Petani Keluhkan Akses Pupuk dan Solar, Pemkab Sorong Janji Bantu

Ketua Kelompok Tani Harapan Jaya Teguh Rahayu menyampaikan apresiasi atas dukungan semua pihak.

Tayang:
Penulis: Aldy Tamnge | Editor: Petrus Bolly Lamak
zoom-inlihat foto Petani Keluhkan Akses Pupuk dan Solar, Pemkab Sorong Janji Bantu
TRIBUNSORONG.COM/ALDY TAMNGE
PANEN PADI - Pemerintah Kabupaten Sorong bersama TNI dan Kelompok Tani Harapan Jaya menggelar kegiatan panen padi sebagai bagian dari program ketahanan pangan daerah. Kegiatan berlangsung di Makbalim, Selasa (17/6/2025), dan dihadiri oleh perwakilan petani, dinas terkait, serta Wakil Bupati Sorong, Sutejo. 

TRIBUNSORONG.COM, AIMAS - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sorong bersama TNI dan Kelompok Tani Harapan Jaya melaksanakan panen padi sebagai bagian dari program ketahanan pangan daerah, Selasa (17/6/2025) di Makbalim.

Baca juga: DPRP Papua Barat Daya Bahas Proyek Sawit Rp24 Triliun di Kabupaten Sorong, Ini Daftar Perusahaannya

Acara ini dihadiri Wakil Bupati Sorong Sutejo serta perwakilan petani dan dinas terkait.

Ketua Kelompok Tani Harapan Jaya Teguh Rahayu menyampaikan apresiasi atas dukungan semua pihak.

Baca juga: Warga Malasom Kabupaten Sorong Belajar Daur Ulang Sampa Rumah Tangga Jadi Pot dan Anyaman

Ia menyebut ada empat kelompok tani aktif di wilayah tersebut yakni Harapan Jaya, Bangunrejo, Maju Lestari, dan Tirta Arum.

Teguh juga mengungkap kendala yang dihadapi petani, seperti sulitnya mendapatkan pupuk subsidi yang mensyaratkan KTP asli, serta akses terbatas terhadap solar karena prosedur pembelian yang rumit.

“Kami berharap ada perhatian serius pemerintah, terutama bagi petani lansia yang masih aktif Bertani,” ujar Teguh .

Kepala Bidang Tanaman Pangan Dinas Pertanian Sorong Jacqulin menjelaskan, panen ini merupakan bagian dari program ketahanan pangan berkelanjutan.

Total luas tanam padi tahun ini mencapai 90 hektar, ditambah bantuan pusat untuk padi gogo seluas 90 hektar.

“Panen kali ini dilakukan di lahan 1 hektar dari total 4 hektar milik Kelompok Harapan Jaya, dengan varietas Inpari 64 yang menghasilkan 4 ton per hektar,” kata dia.

Baca juga: Wagub Nausrau: Kabupaten Sorong Jadi Motor Kemajuan Provinsi Papua Barat Daya

Jacqulin mengapresiasi dukungan PPL, Babinsa, dan bantuan alat serta pupuk sesuai Permentan Nomor 21 tentang komoditas strategis.

Namun, kendala pupuk, BBM, dan perubahan iklim akan dilaporkan ke pimpinan untuk ditindaklanjuti.

Baca juga: Gerakan Pangan Murah Dinas Ketahanan Pangan Bantu Ekonomi Warga di Momen HUT 58 Kabupaten Sorong

Wakil Bupati Sorong Sutejo menyoroti persoalan distribusi pupuk yang dinilai terlalu ketat.

Ia meminta Dinas Pertanian menyampaikan hal ini ke pemerintah pusat agar dibuat kebijakan khusus untuk Papua.

Baca juga: Peserta dari Berbagai Distrik se-Kabupaten Sorong Unjuk Kreasi Lomba Menu Pangan Lokal, Ini Juaranya

Terkait solar, ia mengusulkan agar petani dibekali surat keterangan resmi dari dinas sebagai bukti sah saat membeli di SPBU.

Ia juga mendorong anak muda untuk terjun ke pertanian yang dianggap punya prospek cerah.

“Bertani adalah pekerjaan mulia. Panen ini simbol kolaborasi kita dalam membangun ketahanan pangan di tengah berbagai tantangan,” ujarnya. (tribunsorong.com/aldy tamnge)

Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

Berita Populer

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved