Sorong Selatan

Dandim Sorong Selatan: Hoaks Ancam Persatuan Bangsa, Pancasila Jadi Tameng

Komunikasi Sosial berlangsung di Aula Hotel Mratua Sesna, Sorong Selatan, Kamis (28/8/2025). Ia menegaskan pentingnya media.

Penulis: Astri | Editor: Petrus Bolly Lamak
TRIBUNSORONG.COM/ASTRI
DANDIM SORSEL - Komunikasi Sosial berlangsung di Aula Hotel Mratua Sesna, Sorong Selatan, Kamis (28/8/2025). Dandim 1807/Sorong Selatan Letkol Czi Moch Zaenal Wafa hadir sebagai pemateri. 

TRIBUNSORONG.COM, TEMINABUAN - Komunikasi Sosial berlangsung di Aula Hotel Mratua Sesna, Sorong Selatan, Kamis (28/8/2025).

Baca juga: Cegah Kekerasan, Anak Sorong Selatan Dilatih Pahami Hak dan Gunakan Gadget Bijak

Dandim 1807/Sorong Selatan Letkol Czi Moch Zaenal Wafa hadir sebagai pemateri.

Ia menegaskan pentingnya media.

Baca juga: Sorong Selatan Pelopor Pendataan Akurat OAP, Ini Kunci Pembangunan

Dan penguatan nilai Pancasila, menangkal maraknya hoaks.

“Saya bawa materi penguatan nilai pancasila di kalangan generasi muda, hoaks disebut sebagai ancaman serius bagi persatuan bangsa,” katanya. 

Menurutnya, masyarakat minim pemahaman Pancasila adalah paling rentan.

“Kalau kita tidak bisa mencerna berita, kita akan menelan mentah-mentah, via WA berantai gampang sekali terjadi. Apalagi masyarakat yang kurang paham Pancasila, itu yang berbahaya,” ujarnya.

Baca juga: Pangan Murah di Distrik Wayer Sorong Selatan Diburu Warga, Polres Siapkan Lebih dari 3,5 Ton Beras

Dandim mengingatkan bahwa informasi palsu bisa memicu konflik sosial.

Konflik sosial dan disintegrasi pernah terjadi adalah wujud perpecahan. 

“Kalau berita tidak sesuai fakta, opini masyarakat akan terbentuk keliru,” ujarnya.

Baca juga: Bupati Sorong Selatan Awasi Ketat Menu MBG: Ini untuk Masa Depan Anak-anak Kita

Ia menyebut degradasi nilai Pancasila di generasi muda makin memperparah dampak hoaks.

Dulu penguatan Pancasila begitu massif.

Baca juga: WASPADA Kabupaten Sorong, Sorong Selatan, Tambrauw Hujan Petir, Cuaca PBD Selasa 26 Agustus 2025

Sekarang di era digital justru menurun, gen Z paling rentan. 

“Nilai pancasila mereka jauh menurun,” ucapnya.

Karena itu, ia menekankan pentingnya filter informasi.

Nilai Pancasila harus jadi pegangan, termasuk dalam bermedia.

“kalau media sehat, masyarakat juga sehat dalam menerima informasi,”  katanya.

Baca juga: Tim Voli Putra Sorong Selatan Juara II Liga Pelajar Papua Barat Daya, Trofi Diserahkan ke Bupati

Ia bilang, media harus menjadi garda depan menangkal hoaks.

Media harus memberikan fakta sebenarnya, media harus memberi berita positif.

“Berita mengademkan dan mendinginkan suasana kamtibmas,” kata dia. (tribunsorong.com/astri)

Sumber: TribunSorong
Berita Terkait

Ikuti kami di

AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved