Senin, 8 Juni 2026

Kota Sorong

Pelatihan MC dan Keprotokolan di Kota Soorng, Batch Kedua Diikuti 25 Peserta

Training Master of Ceremony (MC) dan Training Keprotokolan batch kedua berlangsung di salah satu hotel di Kota Sorong, Papua Barat Daya.

Tayang:
Penulis: Ismail Saleh | Editor: Petrus Bolly Lamak
zoom-inlihat foto Pelatihan MC dan Keprotokolan di Kota Soorng, Batch Kedua Diikuti 25 Peserta
TribunSorong.com/Ismail Saleh
PELATIHAN - Yayasan Peduli Perubahan Papua (YP3) terus memperkuat kapasitas sumber daya manusia di Papua Barat Daya melalui pelaksanaan Training Master of Ceremony (MC) dan Training Keprotokolan, yang kini memasuki batch kedua, Sabtu (29/11/2025). 
Ringkasan Berita:
  • Training keprotokolan batch pertama diikuti 30 orang, batch kedua 25 peserta.
  • Program training master of ceremony telah berjalan hingga batch ke-15, total 500 alumni.

TRIBUNSORONG.COM, SORONG - Training Master of Ceremony (MC) dan Training Keprotokolan batch kedua berlangsung di salah satu hotel di Kota Sorong, Papua Barat Daya, Sabtu (29/11/2025).

Ketua Yayasan Peduli Perubahan Papua (YP3) Anugrah AP Pattiwael mengatakan, yayasan bergerak di tiga bidang yakni sosial, kemanusiaan, dan keagamaan.

Baca juga: PKB Tambrauw Gelar Pendidikan Kader Pertama di Papua Barat Daya, 96 Persen Peserta Mahasiswa Lokal

Satu fokus besar yayasan adalah meningkatkan keterampilan generasi muda dan masyarakat dalam bidang kehumasan, MC, serta protokoler.

“Ke depan kami ingin berkunjung ke kampung-kampung pesisir, seperti Raja Ampat, Sorong Selatan, hingga Maybrat, karena di sana masih sangat kurang SDM MC ataupun petugas protokol,” ujarnya.

Baca juga: Lokakarya PAD Papua Barat Daya Hasilkan 3 Target Konkret untuk Reformasi Pendapatan Daerah

Minimnya tenaga MC dan protokol di wilayah distrik dan kelurahan membuat masyarakat kerap mendatangkan petugas dari luar.

Kondisi itu menjadi motivasi YP3 menggelar pelatihan konsisten dari tahun pertama yayasan berdiri hingga saat ini.

YP3 mendapat perhatian dari berbagai pihak, termasuk dukungan pemerintah dan sejumlah sponsor.

“Kerja sama tersebut dapat terus berkembang dan memberi dampak bagi pembangunan SDM di Papua Barat Daya,” katanya.

Ia menyebutkan, training keprotokolan batch pertama diikuti 30 orang, batch kedua 25 peserta.

Program MC telah berjalan hingga batch ke-15, total 500 alumni.

“Banyak peserta MC sudah dapat job. Mereka share di grup, ada yang sudah membawakan acara kampanye, acara resmi, sampai kegiatan masyarakat,” katanya.

Baca juga: Pemprov Papua Barat Daya Siap Tertibkan Kendaraan Berplat Luar Daerah, Masa Tenggang 1-2 Bulan

YP3 ingin memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat dan siap mendukung program pemerintah, baik di tingkat provinsi maupun kabupaten/kota.

“Kami ingin yayasan ini benar-benar berdampak positif. Kami siap berkolaborasi dengan pemerintah. Apalagi kami baru saja selesai akreditasi dan memperoleh akreditasi B, sebuah pencapaian yang tidak semua yayasan di Papua Barat Daya miliki,” ucapnya.

Baca juga: PNPS GMKI 2025 di Kota Sorong Papua Barat Daya, Momentum Konsolidasi dan Refleksi Nasional

Akreditasi tersebut menjadi modal penting agar YP3 dapat menjalankan program dan aktivitas sosial kemasyarakatan secara lebih luas dan profesional. (tribunsorong.com/ismail saleh)

Sumber: TribunSorong
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

Berita Populer

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved