Musrenbangda 2026
Buka Musrenbangda, Wali Kota Sorong Ingatkan Prangkat Daerah Jangan Titip Program Tanpa Data
Musrenbangda mengusung tema penguatan transformasi kota inklusif berbasis digital, ekonomi kreatif, dan lingkungan berkelanjutan.
Penulis: Ismail Saleh | Editor: Petrus Bolly Lamak
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/sorong/foto/bank/originals/20260415_kldf.jpg)
Ringkasan Berita:
- Wali Kota Sorong Septinus Lobat menekankan pentingnya sinergi lintas perangkat daerah (PD) dalam Musrenbangda Kota Sorong Tahun 2026.
- Forum ini merupakan amanat UU No. 25 Tahun 2004 untuk menyusun RKPD serta RAP Otsus tahun 2027.
- Tahun ini, Musrenbangda mengusung tema penguatan transformasi kota inklusif berbasis digital, ekonomi kreatif, dan lingkungan berkelanjutan.
- Septinus meminta seluruh peserta terlibat aktif hingga agenda selesai guna memastikan sinkronisasi usulan berjalan optimal.
TRIBUNSORONG.COM, SORONG - Wali Kota Sorong Septinus Lobat menekankan pentingnya sinergi lintas perangkat daerah (PD) dalam Musrenbangda Kota Sorong Tahun 2026 yang digelar di Gedung L Jitmau, Rabu (14/4/2026).
Forum ini merupakan amanat UU No. 25 Tahun 2004 untuk menyusun Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) serta Rencana Anggaran Program (RAP) Otsus tahun 2027.
Baca juga: Seleksi Paskibraka Kota Sorong 2026 Dibuka, Ini Pesan Wakil Wali Kota Anshar kepada 200 Pendaftar
Tahun ini, Musrenbangda mengusung tema penguatan transformasi kota inklusif berbasis digital, ekonomi kreatif, dan lingkungan berkelanjutan.
Septinus meminta seluruh pimpinan PD, kepala distrik, dan lurah untuk terlibat aktif hingga agenda selesai guna memastikan sinkronisasi usulan berjalan optimal.
Beberapa isu prioritas yang menjadi fokus pembangunan tahun 2027 meliputi:
- Infrastruktur, kesehatan, dan pendidikan.
- Penanganan pengangguran dan kawasan kumuh.
- Pengelolaan sampah, banjir, dan penyediaan air bersih.
- Keamanan serta ketertiban lingkungan.
Baca juga: Kota Sorong Berawan, Tambrauw Hujan, Cek Prakiraan Cuaca Papua Barat Daya Selasa 14 April 2026
Septinus menegaskan bahwa dokumen perencanaan harus berkualitas, terukur, dan selaras dengan RPJMD 2025–2029.
Ia juga menekankan penggunaan data akurat (seperti IPM dan statistik ekonomi) agar program tepat sasaran, khususnya bagi Orang Asli Papua (OAP).
Baca juga: Dinsos Kota Sorong Reaktivasi 20.000 Peserta PBI JK hingga April 2026
Tujuannya adalah mewujudkan visi Kota Sorong yang maju, bersih, hijau, aman, dan sejahtera. (tribunsorong.com/ismail saleh)
| JKN Papua Barat Daya Tembus 90 Persen, Gubernur Soroti Biaya Transportasi Pasien Rujukan |
|
|---|
| DPRK Sorong Sidak Dinas Pendidikan, Desak Percepatan Beasiswa Mahasiswa OAP |
|
|---|
| Gubernur Elisa Kambu: JKN di Papua Barat Daya Tak Hanya Kejar Angka, Tapi Kualitas Layanan |
|
|---|
| Kepala Suku hingga Lintas Tokoh di Tambrauw Ungkap Usulan Strategis pada Rapat Pemulihan Kamtibmas |
|
|---|
| PT Baliem Multi Konstruksi - 47 Kehilangan 19 Sertifikat Tanah di Kabupaten Sorong |
|
|---|