Jumat, 12 Juni 2026

Nobel Perdamaian 2025

Alasan Maria Corina Machado Layak Terima Nobel Perdamaian 2025 Meski AS Protes 

Tokoh oposisi dan aktivis demokrasi Venezuela Maria Corina Machado dianugerahi Penghargaan Nobel Perdamaian 2025, pada Jumat (10/10/2025). 

Tayang:
zoom-inlihat foto Alasan Maria Corina Machado Layak Terima Nobel Perdamaian 2025 Meski AS Protes 
Dok. Istimewa
NOBEL PERDAMAIAN 2025 - Tokoh oposisi dan aktivis demokrasi Venezuela Maria Corina Machado (kiri) dianugerahi Penghargaan Nobel Perdamaian 2025, pada Jumat (10/10/2025). Dan Presiden Amerika Serikat Donald Trump, yang baru saja memelopori gencatan senjata Gaza. 

TRIBUNSORONG.COM - Tokoh oposisi dan aktivis demokrasi Venezuela Maria Corina Machado dianugerahi Penghargaan Nobel Perdamaian 2025, pada Jumat (10/10/2025). 

Maria mendorong transisi damai dari rezim otoriter menuju demokrasi di negaranya, itulah alasan Nobel diberikan kepada dirinya.

Keputusan ini mematahkan teka-teki akankah Nobel Perdamaian jatuh ke tangan Presiden Amerika Serikat Donald Trump, yang baru saja memelopori gencatan senjata Gaza.

Ketua Komite Nobel Norwegia Jorgen Watne Frydnes menyebut Machado sebagai sosok pemersatu di Venezuela, negara yang kini mengalami krisis kemanusiaan dan ekonomi akibat sistem otoriter brutal.

"Maria Corina Machado dihormati atas kerja kerasnya yang tak kenal lelah dalam memperjuangkan hak-hak demokrasi bagi rakyat Venezuela, serta perjuangannya untuk mencapai transisi adil dan damai dari kediktatoran menuju demokrasi," ujar Frydnes saat mengumumkan pemenang di Oslo, dikutip dari kantor berita AFP.

Komite Nobel memuji Machado sebagai salah satu contoh keberanian sipil paling luar biasa di Amerika Latin dalam beberapa tahun terakhir.

"Meskipun ada ancaman serius terhadap nyawanya, ia memilih tetap di negara itu, keputusan yang menginspirasi jutaan orang," lanjut Frydnes.

Terbangun oleh telepon menang Nobel

Machado menerima kabar kemenangannya lewat sambungan telepon dari sekretaris Komite Nobel Norwegia pada tengah malam waktu setempat.

Dalam rekaman video yang diunggah ke platform X, perempuan 58 tahun itu tampak terkejut sekaligus tersentuh. 

"Kita belum sampai di sana. Kita bekerja sangat keras untuk mencapainya, tetapi saya yakin kita akan menang," ujarnya.

"Ini tentu saja pengakuan terbesar bagi rakyat kami yang pantas menerimanya," lanjutnya.

"Saya hanyalah satu orang. Saya tentu saja tidak pantas menerima ini sendirian."

Adapun Machado selama satu tahun terakhir bersembunyi di tengah tekanan dan intimidasi dari pemerintah.

Dia merupakan kandidat presiden oposisi untuk pemilu Venezuela 2024, tetapi pemerintahan Presiden Nicolas Maduro mencabut pencalonannya.

Machado kemudian menyatakan dukungan bagi mantan diplomat Edmundo Gonzalez Urrutia sebagai pengganti, dan mendampinginya dalam berbagai kampanye.

Sumber: Kompas
Halaman 1/3
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

Update Jadwal & Skor
Grup A - Matchday 1
Jumat, 12 Juni 2026 | 02:00 WIB
Mexico
Meksiko
2 - 0
South Africa
Afrika Selatan
Grup A - Matchday 1
Jumat, 12 Juni 2026 | 09:00 WIB
South Korea
Korea Selatan
2 - 1
Czechia
Ceko
Lihat Selengkapnya
Semua Jadwal Laga

Berita Populer

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved