Pariwisata Sorong Selatan
Tingkatkan Profesionalisme Pemandu, Sorong Selatan Gelar Workshop dan Bentuk DPC HPI
Potensi wisata alam Sorong Selatan seharusnya bisa menjangkau banyak wisatawan.
Penulis: Astri | Editor: Petrus Bolly Lamak
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/sorong/foto/bank/originals/20251018_worka.jpg)
TRIBUNSORONG.COM, TEMINABUAN - Dinas Pariwisata Pemuda dan Olahraga Kabupaten Sorong Selatan menggelar Workshop dan Pembentukan Himpunan Pramuwisata Indonesia (HPI) Dewan Pengurus Cabang (DPC) bertempat di Aula Bappeda, Jumat (17/10/2025).
Baca juga: Gagal Latsar, Hak Jadi PNS Gugur, Pesan Keras LAN RI kepada CPNS Sorong Selatan 2025
Kegiatan diikuti 40 peserta, terdiri dari pengurus Pokdarwis, calon Pramuwisata, serta perwakilan dari instansi dan stakeholder pariwisata termasuk narasumber dari Bidang Promosi dan Pemasaran Pariwisata, HPI, serta Konservasi Indonesia.
Tujuan kegiatan meningkatkan kemampuan dan profesionalisme para pemandu wisata, memperkuat jejaring antar pelaku wisata, sekaligus membangun semangat bersama memajukan destinasi wisata unggulan Sorong Selatan.
Baca juga: Disdukcapil Sorong Selatan Rakor Pendataan OAP, Plt. Sekda Agustinus: Acuan Pengambil Kebijakan
Ketua HPI DPD Papua Barat Daya Matias Rumbruren mengatakan, pembentukan HPI DPC Sorong Selatan langkah penting menggerakkan potensi wisata belum tergarap maksimal.
“Sorong Selatan punya potensi luar biasa, tapi banyak yang belum dikembangkan menjadi objek wisata,” katanya.
Kehadiran HPI DPC Sorong Selatan membantu pemandu wisata bisa berkolaborasi dengan pemerintah memperkenalkan daerah yang dikenal dengan julukan ‘Seribu Satu Sungai’ tersebut ke tingkat lebih luas.
Asisten I Bidang Pemerintahan Setda Sorong Selatan Yoseph Bless mengatakan, promosi dan infrastruktur untuk menunjang sektor pariwisata perlu ditingkatkan.
Baca juga: Papua Barat Daya dapat 10.000 H Lahan Sawah, Tanam Perdana di Sorong Selatan: Mentan Bakal Hadir
Potensi wisata alam Sorong Selatan seharusnya bisa menjangkau banyak wisatawan.
“Kita punya potensi besar, tapi masih kurang promosi dan dukungan sarana dan prasarana. Infrastruktur seperti jalan dan jembatan perlu diperhatikan agar bisa menunjang pariwisata,” ujarnya.
Baca juga: Kepala Suku Besar IMEKKO Sorong Selatan Yohan Bodory Tepis Tudingan Intervensi dalam Mubes II
Ia berharap kegiatan workshop dapat meningkatkan kesiapan SDM yang ramah dan siap menerima tamu.
“Kalau orang datang berkunjung, masyarakat juga harus bisa memberi kesan baik. Jangan sampai perilaku kita bikin wisatawan tidak datang lagi,” tambahnya. (tribunsorong.com/astri)
| Inspektorat Kabupaten Sorong Perketat Pengawasan Penyerapan APBD 2025 |
|
|---|
| Gedung Convention Center Fef Porak-Poranda, Rapimda dan Musda KNPI Tambrauw Berujung Keos |
|
|---|
| Respons Kepsek SMK Negeri 3 Kota Sorong soal Tawuran, Ungkap Penerapan Pendidikan Karakter |
|
|---|
| Langkah Polisi Tindak Lanjuti Tawuran Antarpelajar di Kota Sorong |
|
|---|
| Sentuhan Polisi di Jayapura: Bimbing Anak Papua Jadi Generasi Percaya Diri dan Tangguh |
|
|---|