Koarmada III Siap Siaga Tempur Papua, Ini Alasannya
Siaga tersebut disampaikan Panglima Koarmada III Laksamana Muda TNI Rachmad Jayadi di Kabupaten Sorong, Papua Barat Daya, Sabtu (20/5/2023).
Penulis: Safwan | Editor: Milna Sari
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/sorong/foto/bank/originals/Laksamana-Muda-TNI-Rachmad-Jayadi.jpg)
TRIBUNSORONG.COM, SORONG - Jajaran TNI AL di bawah komando Koarmada III yang bermarkas di Katapop, Distrik Salawati, Kabupaten Sorong, Provinsi Papua Barat Daya, akan siaga tempur.
Siaga tersebut disampaikan Panglima Koarmada III Laksamana Muda TNI Rachmad Jayadi di Kabupaten Sorong, Papua Barat Daya, Sabtu (20/5/2023).
"Jika Bapak Panglima TNI Laksamana TNI Yudo Margono sudah menginstruksikan siaga tempur otomatis kita di bawah ikut," ujar Rachmad di Kabupaten Sorong.
Baca juga: Rachmad Jayadi Nahkodai Koarmada III, Agus Hariadi: Harus Membawa Manfaat ke Masyarakat
Pastinya, jika itu adalah kebijakan dari pimpinan maka otomatis jajaran di bawah akan selalu siaga dan antisipasi.
Antisipasi tersebut difokuskan di wilayah Tanah Papua, yang kini menjadi perhatian pimpinan di Mabes TNI.
Siaga Tempur
Sebelumnya, diketahui Panglima TNI Laksamana Yudo Margono telah mengeluarkan status status siaga tempur yang ditetapkan di daerah rawan di Papua.
Hanya saja, siaga tempur tersebut dibuat bukan merupakan bagian dari bentuk operasi militer yang dilakukan TNI.
Status siaga tempur ditetapkan guna menumbuhkan naluri prajurit TNI dalam mengantisipasi serangan dari pihak lawan.
Pasalnya, selama ini aparat TNI melakukan operasi teritorial dan komunikasi sosial di daerah di tanah Papua.
Kapal Rudal
Sebelumnya, dua unit kapal perang jenis Korvet (rudal) yakni KRI Malahayati-362 dan KRI Fatahilah-361 yang akan memperkuat jajaran Koarmada III Sorong, Provinsi Papua Barat Daya.
Diketahui, KRI Malahayati-362 dan KRI Fatahilah-361 merupakan armada yang sebelumnya berdinas di Markas Armada II.
Kedua kapal rudal (missile boad) tersebut nantinya ditugaskan mengawal wilayah perairan dan pulau di timur Indonesia.
Laksamana Muda TNI Rachmad Jayadi Panglima Koarmada III mengatakan, kedua kapal ini merupakan program Laksamana Muda TNI Agus Hariadi.