Harga BBM Turun
Pertamax dan Dexlite di Papua Turun Harga
Sementara untuk BBM bersubsidi jenis pertalite tidak mengalami perubahan harga, karena langsung ditentukan oleh Pemerintah.
Penulis: Taufik Nuhuyanan | Editor: Milna Sari
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/sorong/foto/bank/originals/20230606_Petugas-SPBU-di-Kabupaten-Sorong.jpg)
TRIBUNSORONG.COM, AIMAS - Harga BBM Pertamax dan Dex series untuk wilayah Papua dan Maluku mengalami penurunan atau penyesuaian.
Manager Communication Relations & CSR Pertamina Patra Niaga Regional Papua Maluku Edi Mangun mengatakan, bahwa saat ini ada penyesuaian harga bahan bakar minyak (BBM) non subsidi per 1 Juni 2023 di wilayah Papua dan Maluku, Senin (5/6/2023).
Baca juga: PLN UP3 Sorong Pasok Kebutuhan Listrik Pertamina EP Papua Field Site Klamono Kapasitas 2.075 kVA
"Sebelumnya harga Pertamax Rp14.600 sekarang turun menjadi Rp12.800, sedangkan untuk Dexlite dari harga Rp18.350 turun menjadi Rp12.900 per liter ini berlaku untuk wilayah Papua, Papua Barat, Maluku dan Maluku Utara," ujar Edi.
Sementara untuk BBM bersubsidi jenis pertalite tidak mengalami perubahan harga, karena langsung ditentukan oleh Pemerintah.
Edi juga menambahkan bahwa, berdasarkan pengumuman di website PT Pertamina (Persero) bahwa Pertamina melakukan penyesuaian harga BBM dalam rangka mengimplementasikan Keputusan Menteri.
Berdasarkan keputusan Menteri (Kepmen) ESDM No 245. K/MG.01/MEM.M/2022 sebagai perubahan atas Kepmen No. 62 K/12/MEM/2020 tentang formula harga dasar dalam perhitungan harga jual eceran jenis BBM umum jenis bensin dan minyak solar, yang disalurkan melalui stasiun pengisian bahan bakar umum.
"Harga terbaru ini mulai diberlakukan pada juni 2023 ini yang tentunya sudah dapat dinikmati oleh para pengguna BBM Pertamax dan Dexlite termasuk di Sorong Papua Barat Daya ini," pungkasnya.
(tribunsorong.com/taufik nuhuyanan)