Gejolak Rupiah
Efek Perang Timur Tengah: Rupiah Terkapar, Dollar AS Kian Perkasa
Nilai tukar rupiah kembali melemah hingga menembus level psikologis baru di atas Rp 17.600 per dollar AS pada perdagangan Jumat (15/5/2026) pagi.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/sorong/foto/bank/originals/20241218_ilustrasi-rupiah.jpg)
TRIBUNSORONG.COM - Nilai tukar rupiah kembali melemah hingga menembus level psikologis baru di atas Rp 17.600 per dollar AS pada perdagangan Jumat (15/5/2026) pagi.
Data Google Finance pukul 09.03 WIB mencatat rupiah bertengger di level Rp 17.603,20, melanjutkan tren negatif yang juga terpantau di platform Bloomberg.
Baca juga: Perang Selat Hormuz dan Konflik Ukraina - Rusia Buat Rupiah Anjlok di atas Rp 17.400, Cek Langkah BI
Padahal, rupiah dibuka pada kisaran Rp 17.540 – Rp 17.550 setelah ditutup di level Rp 17.529 pada hari sebelumnya. Tekanan hebat ini dipicu oleh tiga faktor utama:
- Keperkasaan dollar AS di pasar global.
- Lonjakan harga minyak mentah dunia (Brent di atas 110 dollar AS per barel).
- Meningkatnya sentimen risk-off akibat ketegangan geopolitik di Timur Tengah.
Baca juga: Swalayan Senyum 5000 Sorong jadi Ladang Rupiah, Warga dan Pengepul Transaksi di Lokasi Kebakaran
Kepala Ekonom Bank Permata, Josua Pardede, memperkirakan rupiah pada kuartal II-2026 akan bergerak di rentang Rp 17.200 hingga Rp 17.600.
Namun, ia memperingatkan jika harga minyak tetap tinggi dan arus modal asing tak kunjung pulih, rupiah berisiko merosot hingga Rp 17.800.
Baca juga: Lapak Rujak 1x1 Meter di Sorong Raup Untung Hingga Setengah Juta Rupiah
Senada dengan itu, Chief Analyst Doo Financial Futures, Lukman Leong, menyebut kenaikan harga minyak dunia menjadi beban berat bagi mata uang regional.
Di sisi lain, laporan Reuters menyoroti bahwa kekhawatiran investor terhadap kondisi fiskal dalam negeri turut memperparah posisi rupiah hingga mencapai rekor terlemahnya. (*)
Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul Rupiah Melembah Tembus Rp17.000 per-Dolar AS pada Jumat Pagi
| Kepala Imigrasi Sorong Lantik Pejabat Non-Manajerial, Robert Wanggai Tekankan Integritas ASN |
|
|---|
| Pemuda Katolik Komda Papua Paparkan Visi Strategis di Depan Pastor Paroki Se-Dekenat Jayapura |
|
|---|
| Oknum DPRK di Fakfak Tertangkap Basah Selingkuh, Video Kaos Kuning Hebohkan Medsos |
|
|---|
| Aparat Temukan Senpi Rakitan dan Pintu Rahasia di Markas 7 WNA China Penambang Ilegal Papua Tengah |
|
|---|