Tanam Mangrove, Wakil Bupati Raja Ampat: Ayo Lestarikan Ekosistem Laut
Penanaman mangrove dilakukan di kawasan Pelabuhan 300 Kelurahan Bonkawir Distrik Kota Waisai, Kabupaten Raja Ampat, Papua Barat, Senin (26/6/2023).
Penulis: Willem Oscar Makatita | Editor: Milna Sari
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/sorong/foto/bank/originals/20230626_HUT-ke-77.jpg)
TRIBUNSORONG.COM, WAISAI - Polres Raja Ampat Polda Papua Barat menggelar kegiatan penanaman mangrove sebagai aksi peduli lingkungan dalam rangka menyambut HUT ke-77 Bhayangkara.
Aksi peduli terhadap lingkungan tersebut melibatkan berbagai institusi, lembaga dan pemerintah daerah serta masyarakat Kabupaten Raja Ampat, dipimpin langsung Kapolres Raja Ampat, AKBP Edwin Parsaroan.
Baca juga: KPU Rilis 310 Dokumen Bacaleg di Raja Ampat yang Belum Memenuhi Syarat, 35 Dinyatakan Lengkap
Penanaman mangrove dilakukan di kawasan Pelabuhan 300 Kelurahan Bonkawir Distrik Kota Waisai, Kabupaten Raja Ampat, Papua Barat, Senin (26/6/2023).
Selain Dandim 1805/Raja Ampat, Letkol Inf Stevie Joan Klots dan Wakil Ketua III DPRK Raja Ampat, Reynold M. Bula, hadir juga Wakil Bupati Raja Ampat, Orideko Iriano Burdam, bersama pejabat eselon II di lingkungan Pemkab Raja Ampat.
"Tugas kami pemerintah daerah akan memberikan sosialisasi kepada masyarakat untuk bersama-sama menjaga ekosistem laut dengan kegiatan penanaman mangrove. Terima kasih buat Polres, Kodim dan semua jajaran di Kabupaten Raja Ampat," ujar Wakil Bupati Raja Ampat, Orideko Burdam.
Menurutnya, harapan pemerintah daerah dengan dilakukannya aksi penanaman mangrove dapat melestarikan ekosistem laut Kabupaten Raja Ampat, karena mangrove merupakan rumah bagi biota laut.
"Saya harapkan kepala Distrik dan Lurah khususnya Distrik Waisai Kota Kelurahan Bonkawir untuk membantu menyosialisasikan kepada masyarakat agar menjaga mangrove yang berada di sekitar Waisai," tegasnya.
Kapolres Raja Ampat, AKBP Edwin Parsaroan, mengajak semua pihak yang hadir dalam aksi tanam mangrove berpartisipasi dan berperan aktif serta peduli dalam lestarikan mangrove di Raja Ampat.
Baca juga: Masyarakat Raja Ampat di Perbatasan RI dan Republik Palau Dapat Pendidikan Bela Negara
"Mari kita semua bersama melestarikan dan melindungi mangrove baik kuantitas maupun kualitas demi kelestarian ekosistem Pantai dan Laut," tandasn AKBP Edwin Parsaoran.
Baca juga: Kapolres Raja Ampat Minta Kasat Kamling Jadi Cooling System di Tahun Pemilu
Menurutnya, pada dasarnya penanaman pohon mangrove di daerah pesisir pantai gunanya untuk mencegah intrusi air laut, mencegah erosi, dan abrasi pantai, sebagai pencegah dan penyaring alami, serta sebagai sumber makanan bagi beberapa jenis satwa dan biota laut.
Baca juga: Sasana Setda Boxing Games Raja Ampat Genjot Atlet Tinju Wanita Menuju PON XXI Aceh-Sumut
Penanaman mangrove yang dilakukan Polres Raja Ampat sebagai upaya rehabilitasi pemulihan lingkungan hidup dan pelestarian mangrove guna menjaga serta menstabilkan ekosistem di pesisir pantai di Raja Ampat.(tribunsorong.com/willem oscar makatita)