Rabu, 15 April 2026

Wisata Raja Ampat

Turis Asing ke Raja Ampat Lesu, Bandara DEO Sorong Inisiasi Diskusi Cari Solusi

Melalui pertemuan ini, lanjutnya, pihaknya juga ingin mengecek kesiapan pemerintah daerah dalam mendukung potensi wisata di seluruh Papua Barat Daya.

Tayang:
Penulis: Safwan | Editor: Jariyanto
zoom-inlihat foto Turis Asing ke Raja Ampat Lesu, Bandara DEO Sorong Inisiasi Diskusi Cari Solusi
TRIBUNSORONG.COM/SAFWAN ASHARI
Bandara Domine Edward Osok (DEO) menggelar coffee morning optimalisasi potensi pariwisata di Rylich Panorama Hotel, Kota Sorong, Papua Barat Daya, Selasa (23/1/2023) 

TRIBUNSORONG.COM, SORONG - Bandara Domine Eduard Osok (DEO) Sorong menggelar Coffee Morning Optimalisasi Potensi Pariwisata.

Acara berlangsung di Rylich Panorama Hotel, Kota Sorong, Papua Barat Daya, Selasa (23/1/2024).

Baca juga: Mengenal Pesona Cenderawasih Merah Spesies Endemik di Hutan Warkesi Raja Ampat 

Kegiatan dari Kantor Unit Penyelenggara Bandar Udara (UPBU) Kelas I DEO Sorong ini dalam rangka mendukung pariwisata di Papua Barat Daya.

"Langkah ini kita buat sebab pada 2023 jumlah wisatawan mancanegara ke Raja Ampat hanya 4.700 pelancong," ujar Kepala Bandara DEO Cece Tarya kepada awak media, Selasa (23/1/2023).

Baca juga: Panduan Perjalanan ke Wisata Raja Ampat Papua Barat Daya

Melalui pertemuan ini, lanjutnya, pihaknya juga ingin mengecek kesiapan pemerintah daerah dalam mendukung potensi wisata di seluruh Papua Barat Daya.

Menurut Cece Tarya, jika dibandingkan data di Bali, pengunjung mancanegara sepanjang 2023 sudah mencapai 3,9 juta orang dan Labuan Bajo 200 ribuan.

"Kita perlu evaluasi secara bersama kenapa wisatawan hanya yang datang 4.700 orang yang berkunjung ke Raja Ampat," katanya.

Baca juga: Tambah Konektivitas Antardaerah dari Sorong, Manajemen Bandara DEO Audiensi dengan TransNusa

Cece Tarya berharap, adanya pertemuan ini ke depan seluruh instansi bisa ikut mencari solusi agar mendatangkan wisatawan di Raja Ampat.

Nantinya akan ada maskapai yang sudah terintegrasi dengan rute luar negeri, sehingga mereka pun akan ke Raja Ampat.

"Kami ingin Bandara DEO menjadi motor penggerak pertumbuhan ekonomi kawasan timur Indonesia, meliputi wisata, komoditi, dan UMKM," ucap Cece Tarya.

Baca juga: Keindahan Gua Mudin di Waigeo, Gua Fosil Bertingkat Warisan Geologi Dilestarikan Pemkab Raja Ampat

Ke depan, tambahnya, harus ada pemikiran yang sama sehingga mulai dari bandara, hotel hingga ke Raja Ampat semuanya terkoneksi. (tribunsorong.com/safwan ashari)  

Sumber: TribunSorong
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

Berita Populer

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved