Kunjungan Wapres di Papua Barat Daya
Simak! 3 Pesan Penting Wapres Ma'ruf Amin kepada Komite Daerah Ekonomi dan Keuangan Syariah PBD
Wapres Ma'ruf Amin menyaksikan pengukuhan Komite Daerah Ekonomi dan Keuangan Syariah (KDEKS) Papua Barat Daya, Kamis (6/6/2024).
Penulis: Petrus Bolly Lamak | Editor: Ilma De Sabrini
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/sorong/foto/bank/originals/20240606_wapres-maruf-amin-pidato-di-kota-sorong.jpg)
TRIBUNSORONG.COM, SORONG - Wakil Presiden (Wapres) Ma'ruf Amin menyaksikan pengukuhan Komite Daerah Ekonomi dan Keuangan Syariah (KDEKS) Papua Barat Daya, Kamis (6/6/2024).
Dalam kesempatan itu, wapres memberikan tiga pesan penting demi pembangunan ekonomi dan keuangan syariah di Papua Barat Daya.
Pertama, perkuat kelembagaan dan sinergi multipihak.
Baca juga: Smelter Nikel di KEK Sorong Segera Dibangun, Kadis LHKP Ingatkan Korporasi Patuhi Aturan Lingkungan
Dorong penataan kelembagaan yang tepat demi membangun tata kelola pemerintahan dan pelayanan publik yang efektif, efisien, profesional, dan berintegritas.
KDEKS diharapkan segara bekerja menyusun dan menyinergikan program ekonomi serta keuangan syariah dengan berbagai program peningkatan kesejahteraan, khususnya pengentasan kemiskinan ekstrem dan stunting.
Selain itu, kembangkan program sesuai potensi dan kearifan lokal, seperti kemajemukan etnis Papua Barat Daya dapat menjadi aset penting pendorong pembangunan ekonomi inklusif.
"Untuk itu, pastikan pengembangan ekonomi dan keuangan syariah merangkul semua pihak dan kalangan, seperti kaum muda dan perempuan, tokoh agama dan adat, akademisi, filantropi, BUMD, sektor swasta, serta masyarakat luas," katanya.
Baca juga: Apel Gelar Pasukan Kunker Wapres RI di Sorong, Dansatgas Pam VVIP Sampaikan Arahan Pangdam
Ia minta, jaga keberlanjutan program KDEKS, dengan menyelaraskan dan mengakomodasikan tema ekonomi dan keuangan syariah ke dalam dokumen perencanaan jangka menengah dan panjang.
Kedua, kembangkan potensi sektor industri halal daerah agar berkontribusi pada keuangan syariah nasional.
Tingkatkan daya tarik wisata alam dan bahari bagi wisatawan muslim di daerah ini, baik domestik maupun mancanegara, dengan menyediakan tempat ibadah dan makanan halal.
Baca juga: Kemenparekraf Bantu Modal Usaha bagi Pelaku UMKM di Kota Sorong
Dorong pengembangan UMKM halal, termasuk potensi ekspor UMKM kriya, pertanian, dan kelautan.
Hal ini perlu didukung dengan kemudahan perizinan usaha dan fasilitasi sertifikasi halal dari hulu ke hilir, termasuk peningkatan fasilitasi self-declare.
"Optimalkan Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Sorong untuk menarik investasi baru dan menjadi pusat pengembangan ekonomi dan pintu ekspor industri halal di kawasan timur Indonesia," ucapnya.
Baca juga: Dinas Pariwisata Wacanakan Pulau Yefman Jadi Pintu Masuk Pariwisata Raja Ampat
Ketiga, tingkatkan edukasi dan literasi masyarakat, serta persiapkan sumber daya manusia terampil di bidang ekonomi syariah.
Intensifkan edukasi tentang manfaat ekonomi dan keuangan syariah, serta praktikkan sebagai gaya hidup yang inklusif.