Sabtu, 9 Mei 2026

Berita Raja Ampat

Hadiri Rakor MCP KPK, Bupati AFU Ingatkan OPD Raja Ampat Hati-hati Kelola Keuangan Daerah

AFU juga meminta kepada seluruh OPD Raja Ampat untuk berhati-hati dalam mengelola keuangan serta melaksanakan seluruh kegiatan dengan baik dan benar.

Tayang:
Penulis: Willem Oscar Makatita | Editor: Petrus Bolly Lamak
zoom-inlihat foto Hadiri Rakor MCP KPK, Bupati AFU Ingatkan OPD Raja Ampat Hati-hati Kelola Keuangan Daerah
Dok.DISKOMINFO RAJA AMPAT
Bupati Raja Ampat Abdul Faris Umlati (AFU) menghadiri Rapat Koordinasi dan Evaluasi Monitoring Center for Preventif (MCP) Komisi Pemberantasan Korupsi Tahun 2024. 

TRIBUNSORONG.COM, WAISAI - Bupati Raja Ampat Abdul Faris Umlati (AFU) menghadiri Rapat Koordinasi dan Evaluasi Monitoring Center for Preventif (MCP) Komisi Pemberantasan Korupsi Tahun 2024. 

Baca juga: BPJS Ketenagakerjaan Raja Ampat Paparkan Alasan Overview Kepesertaan PBI 

Kegiatan Rakor dan Penguatan Sinergi Kepala Daerah, KPK dan Pimpinan Instansi dilakukan dalam rangka upaya pemberantasan korupsi terintegrasi di wilayah Provinsi Papua Barat Daya khususnya di Kabupaten Raja Ampat.

Rapat Koordinasi Pencegahan Tindak Pidana Korupsi Papua Barat Daya dipimpin langsung Pj Gubernur  Mohammad Musa'ad bertempat di Kantor Gubernur Papua Barat Daya, Rabu (3/7/2024).

Bupati Raja Ampat Abdul Faris Umlati didampingi Sekda Yusup Salim.

Ia mengucapkan terima kasih kepada pihak KPK yang selalu memberikan bimbingan, monitoring kepada pemerintah Kabupaten Raja Ampat.

Baca juga: Peringati HUT ke-78 Bhayangkara, Polres Raja Ampat Tanam 350 Bibit Mangrove

AFU juga meminta kepada seluruh OPD Raja Ampat untuk berhati-hati dalam mengelola keuangan serta melaksanakan seluruh kegiatan dengan baik dan benar.

Rakor dengan seluruh kepala daerah ini adalah kali pertama untuk tahun ini berkaitan dengan aset dan LHKPN.

Baca juga: DLH Raja Ampat Gandeng Komunitas dan Masyarakat Bersih Sampah Plastik di Jalan Utama Waisai

Kepala Satuan Tugas Koordinasi Supervisi Pencegahan Wilayah V KPK Dian Patria mengharapkan adanya komitmen, keseriusan dan aksi nyata.

“Jangan sampai tahun depan kami balik masih berbicara masalah yang sama,” imbunya.

Soal aset ini, kata Dian Patria, sangat penting untuk ditindaklanjuti, karena Papua Barat Daya ini adalah provinsi baru sehingga jangan salah dari awal. (tribunsoring.com/willem oscar makatita)

Sumber: TribunSorong
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

Berita Populer

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved