DPRP Papua Barat Daya
Fopera: Wakil Rakyat Papua Barat Daya Jangan Hanya Duduk, Diam, Duit
Dalam nada kritik yang tajam, Yanto juga menyoroti perilaku anggota dewan yang hanya datang, duduk, diam, dengar, duit.
Penulis: Angela Cindy | Editor: Petrus Bolly Lamak
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/sorong/foto/bank/originals/20250423_fopera-yanto-ijie.jpg)
TRIBUNSORONG.COM, SORONG - Ketua Forum Pengawal Perjuangan Rakyat (Fopera) Papua Barat Daya Yanto Amus Ijie menyampaikan pernyataan tegas usai pelantikan dua Wakil Ketua DPRP Papua Barat Daya.
Baca juga: Hadiri Pelantikan Pimpinan DPRP Papua Barat Daya, Lambert Jitmau Kecewa Melihat Hal Ini
Yanto mengucapkan selamat kepada kedua pimpinan baru DPRP tersebut dan menyampaikan harapan besar terhadap kontribusi mereka dalam mendukung visi gubernur memajukan dan menyejahterakan rakyat Papua Barat Daya.
“Pelantikan ini adalah angin segar bagi masyarakat. Dengan lengkapnya unsur pimpinan DPRP, kami mendorong agar alat kelengkapan dewan segera disahkan agar produk hukum daerah bisa segera dibentuk untuk mempercepat pembangunan,” tegas Yanto.
Baca juga: Pelantikan Pimpinan DPRP Papua Barat Daya, Kursi Ketua Masih Jadi Sorotan
Ia juga mengingatkan agar DPRP tidak terjebak dalam friksi politik yang sempit.
Menurutnya, perbedaan partai seharusnya tidak menjadi penghalang dalam menyatukan langkah demi kesejahteraan rakyat.
“Tidak boleh ada vaksin-vaksin. Meski beda partai, semua harus satu suara mendukung gubernur. Fokus kita adalah rakyat, bukan kepentingan politik sesaat,” ujarnya.
Dalam nada kritik yang tajam, Yanto juga menyoroti perilaku anggota dewan yang hanya datang, duduk, diam, dengar, duit.
Ia mendesak para wakil rakyat untuk menunjukkan visi besar dan tindakan nyata, bukan hanya rutinitas kosong.
Baca juga: Pesan Terakhir Mendiang Andi Asmuruf Sang Tokoh Pemekaran Papua Barat Daya
Terkait belum ditetapkannya perwakilan Partai Golkar dalam unsur pimpinan DPRP, Yanto menyebut hal itu sebagai kerugian internal partai tersebut.
“Kalau Golkar masih sibuk bermain-main dan lamban menentukan arah, silakan saja. Kendaraan tetap jalan. Kalau ada penumpang yang tertinggal, ya tertinggal,” sindirnya tajam.
Baca juga: Seluruh Papua Barat Daya Diguyur Hujan Ringan, Parakiraan Cuaca Rabu 23 April 2025
Ia juga menekankan bahwa sikap pasif seperti itu akan berdampak langsung terhadap citra dan elektabilitas partai di mata masyarakat.
“Rakyat sudah memilih wakilnya. Tapi jika secara kelembagaan tidak ada kontribusi nyata, kepercayaan publik akan hilang,” tutup Yanto. (tribunsorong.com/angela cindy)
| Seluruh Papua Barat Daya Diguyur Hujan Ringan, Parakiraan Cuaca Rabu 23 April 2025 |
|
|---|
| NU Papua Barat Daya Gelar Halal Bihalal, Penting Wujudkan Pesan Presiden Soekarno |
|
|---|
| IMEKKO Kota Sorong Tegas Tolak Gerakan Separatis di Papua Barat Daya |
|
|---|
| Suasana Haru Iringi Upacara Penghormatan Terakhir Tokoh Pemekaran Papua Barat Daya Andi Asmuruf |
|
|---|
| Pemprov Papua Barat Daya Sikapi NFRPB, Gubernur Elisa: Inkonstitusional, Jangan Beri Ruang! |
|
|---|