Pemilihan Paus Baru
133 Kardinal Mulai Konklaf Hari Ini, Siapa Calon Kuat Pengganti Paus Fransiskus?
Sebanyak 133 kardinal dari seluruh dunia memulai proses konklaf hari ini, Rabu (7/5/2025), di Kapel Sistina, Vatikan.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/sorong/foto/bank/originals/20250507_Konklaf-pilih-paus-baru.jpg)
TRIBUNSORONG.COM - Sebanyak 133 kardinal dari seluruh dunia memulai proses konklaf hari ini, Rabu (7/5/2025), di Kapel Sistina, Vatikan.
Konklaf digelar untuk memilih Paus baru menggantikan Paus Fransiskus yang wafat pada Senin (21/4/2025).
Baca juga: Makam Paus Fransiskus, Kesederhanaan Menyentuh Hati, Setangkai Mawar Putih Menjadi Simbol
Meski tanpa kampanye terbuka atau daftar resmi kandidat, sejumlah nama mencuat sebagai calon kuat berdasarkan posisi, pengaruh, dan rekam jejak mereka.
Dominasi Eropa dalam Bursa Kandidat
Dari Eropa, nama-nama kuat termasuk:
- Pietro Parolin (70, Italia) – Menteri Luar Negeri Vatikan dan tangan kanan Paus Fransiskus.
- Pierbattista Pizzaballa (60, Italia) – Patriark Latin Yerusalem, memimpin umat Katolik di Timur Tengah.
- Matteo Maria Zuppi (69, Italia) – Uskup Agung Bologna, dikenal sebagai diplomat perdamaian, termasuk untuk Ukraina.
- Claudio Gugerotti (60, Italia) – Pakar Gereja Timur dan multibahasa.
- Jean-Marc Aveline (66, Prancis) – Uskup Agung Marseille berlatar multikultural.
- Anders Arborelius (75, Swedia) – Mualaf Katolik pertama dari Swedia, pemimpin di negara sekuler.
- Mario Grech (68, Malta) – Tokoh kompromi dan mediator andal.
- Peter Erdo (72, Hongaria) – Uskup Agung Budapest, pakar hukum kanon, fasih tujuh bahasa.
- Jean-Claude Hollerich (66, Luksemburg) – Jesuit berpengalaman di Asia, ahli relasi lintas budaya.
Asia Tawarkan Dua Kandidat Karismatik
- Luis Antonio Tagle (67, Filipina) – Uskup Agung Emeritus Manila, dikenal moderat dan vokal dalam isu reformasi Gereja.
- Charles Maung Bo (76, Myanmar) – Kardinal pertama dari Myanmar, suara penting di negara mayoritas Buddha.
Afrika dan Amerika Tak Ketinggalan
Baca juga: Misa Requiem di Maybrat, Mengiringi Kepergian Paus Fransiskus dengan Doa dan Kesetiaan
Dari Afrika:
- Peter Turkson (76, Ghana) – Disebut-sebut sebagai kandidat paus kulit hitam pertama.
- Robert Sarah (79, Guinea) – Konservatif, tapi akan segera melewati batas usia konklaf.
- Fridolin Ambongo Besungu (65, Kongo) – Uskup Agung Kinshasa dan ketua asosiasi uskup Afrika.
Baca juga: Presiden Prabowo Utus 4 Tokoh Hadiri Pemakaman Paus Fransiskus, Ada Joko Widodo dan Natalius Pigai
Dari Amerika:
- Robert Francis Prevost (69, AS) – Prefek Dikasteri Uskup, berpengaruh dalam penunjukan uskup baru.
- Timothy Dolan (75, AS) – Uskup Agung New York, konservatif dan karismatik.
Menantikan Pemimpin Baru Gereja
Baca juga: GP Ansor Beri Anugerah untuk Mendiang Paus Fransiskus: Penghormatan Martabat Kemanusiaan
Konklaf ini akan berlangsung secara tertutup, tanpa sorotan media.
Siapa pun yang terpilih, ia akan memikul tugas besar melanjutkan warisan reformasi dan pastoral Paus Fransiskus di tengah tantangan zaman. (*)
Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Hari Ini Konklaf, Ada 16 Kardinal Favorit Pengganti Paus Fransiskus"
| Pemakaman Paus Fransiskus Digelar Sabtu 26 April 2025, Perbedaan Prosesi dari Pendahulunya |
|
|---|
| Paus Fransiskus Lawati Lebih dari 59 Negara Selama Kepausannya |
|
|---|
| Daftar Kandidat Pengganti Paus Fransiskus, Ada dari Asia, Simak Sistem Pergantiannya |
|
|---|
| Sosok Luis Tagle, Kardinal Filipina Disebut Jadi Kandidat Pengganti Paus Fransiskus, Intip Profilnya |
|
|---|
| Paus Fransiskus Wafat, Menag Nasaruddin Umar: Jasa dan Persahabatan Beliau Tidak Bisa Kita Lupakan |
|
|---|