Kamis, 4 Juni 2026

Hari Keluarga Nasional

Peringatan Hari Keluarga Nasional Ke-32, Gubernur Papua Barat Daya Ingatkan Tantangan Era Global

Indonesia memiliki peluang berupa bonus demografi dan kemajuan teknologi yang harus dimanfaatkan guna meningkatkan kualitas hidup keluarga dan bangsa.

Tayang:
Penulis: Taufik Nuhuyanan | Editor: Jariyanto
zoom-inlihat foto Peringatan Hari Keluarga Nasional Ke-32, Gubernur Papua Barat Daya Ingatkan Tantangan Era Global
TRIBUNSORONG.COM/TAUFIK NUHUYANAN
UPACARA HKN Ke-32 - Pemerintah Provinsi Papua Barat Daya menggelar upacara bersama memperingati Hari Keluarga Nasional Ke-32 di halaman kantor gubernur, kompleks kantor Wali Kota Sorong, Senin (30/6/2025). Gubernur Papua Barat Daya Elisa Kambu selaku inspektur upacara membacakan sambutan tertulis Kepala Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) H Wihaji. 

TRIBUNSORONG.COM, SORONG - Pemerintah Provinsi Papua Barat Daya menggelar upacara bersama memperingati Hari Keluarga Nasional (HKN) Ke-32 di halaman kantor gubernur, kompleks kantor Wali Kota Sorong, Senin (30/6/2025).

Gubernur Papua Barat Daya Elisa Kambu selaku inspektur upacara membacakan sambutan tertulis Kepala Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) H Wihaji.

Baca juga: Peran Sosial Kerukunan Keluarga Maluku Utara Kota Sorong Dinanti

Disebutkan, pembangunan keluarga adalah investasi jangka panjang yang akan membawa dampak positif bagi bangsa dan menjadi kunci agar Indonesia memiliki kemampuan bersaing di era global.

“Kita berakhlak mulia dan memiliki kemampuan untuk bersaing di era global. Oleh karena itu, pembangunan keluarga menjadi sangat penting dalam mewujudkan Indonesia Emas 2045,” ujar Elisa.

Baca juga: Pemanfaatan Media Sosial Jadi Strategi Baru PKK Papua Barat Daya dalam Edukasi Keluarga

Dalam menyusun visi Indonesia Emas 2045, bangsa dihadapkan pada berbagai tantangan seperti perubahan iklim, kesenjangan sosial, dan revolusi teknologi, yang harus dihadapi dengan bijak.

Indonesia memiliki peluang berupa bonus demografi dan kemajuan teknologi yang harus dimanfaatkan guna meningkatkan kualitas hidup keluarga dan bangsa.

“Keluarga yang tangguh akan membentuk negara yang tangguh. Oleh karena itu, kita perlu melaksanakan pembangunan keluarga melalui program, kegiatan, dan langkah kebijakan yang pro-keluarga,” kata Elisa.

Gubernur Elisa Kambu juga menekankan tiga langkah utama dalam pembangunan keluarga.

Pertama, meningkatkan kualitas pendidikan dan keterampilan yang berkualitas akan membantu keluarga meningkatkan kemampuan dan pengetahuan agar dapat bersaing di era global.

Keluarga juga harus bijak menggunakan teknologi digital, tidak terjebak dalam penggunaan gawai secara berlebihan hingga melampaui interaksi dengan keluarga.

Baca juga: Peringatan HKG Ke-53, Gubernur Apresiasi Kinerja TP PKK Bangun Bangsa dari Keluarga

Kedua, meningkatkan kualitas kesehatan karena akan membantu keluarga untuk hidup sehat dan produktif. 

Semua pihak perlu memberikan pencerahan dan layanan agar setiap anggota keluarga tumbuh dalam standar kesehatan yang baik sejak lahir hingga lanjut usia.

Selain itu memperhatikan 1.000 hari pertama kehidupan sebagai masa penting dalam pembangunan kualitas manusia.

Baca juga: Dorong Peran Keluarga sebagai Eklesia Domestika, Pesan Paskah di Gereja Stasi St. Paulus Maybrat

Ketiga, meningkatkan kualitas ekonomi keluarga, sebab pondasi ekonomi yang kuat dapat meningkatkan kesejahteraan dan mengurangi kemiskinan. 

"Pemerintah provinsi berkomitmen membantu keluarga memiliki pendapatan dan potensi ekonomi memadai agar dapat memenuhi kebutuhan dasar, termasuk mempersiapkan penduduk lansia agar tetap sehat dan produktif di hari tua," ucap Elisa Kambu.

Baca juga: Ketua TP PKK Sorong Selatan Ajak Kader Sukseskan 10 Program Pokok dan Visi Misi Kepala Daerah

Sumber: TribunSorong
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

Berita Populer

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved