Kabupaten Sorong
Masuki Musim Hujan, BPBD Sorong Minta Warga Siaga Bencana
Kepala BPBD Kabupaten Sorong Aminadab Lobat mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan, terutama di wilayah rawan.
Penulis: Aldy Tamnge | Editor: Petrus Bolly Lamak
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/sorong/foto/bank/originals/20250712_Kepada-BPBC-Kabupaten-Sorong.jpg)
TRIBUNSORONG.COM, AIMAS - Memasuki Juli 2025, curah hujan di Kabupaten Sorong, Papua Barat Daya meningkat tajam, memicu potensi bencana seperti banjir, tanah longsor, serta gangguan aktivitas warga.
Baca juga: Kabupaten Sorong Gelar Aksi Konvergensi Stunting, Prevalensi Turun jadi 25,1 Persen
Kepala BPBD Kabupaten Sorong Aminadab Lobat mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan, terutama di wilayah rawan.
“Kita sudah memasuki musim penghujan yang diperkirakan ekstrem hingga Agustus. Masyarakat diminta waspada dan siaga,” ujarnya, Jumat (11/7/2025).
Baca juga: 100 Lebih Perusahaan Kena Evaluasi dari Disnakertrans Kabupaten Sorong, Kenapa?
Aminadab menekankan pentingnya menjaga saluran air agar tidak tersumbat.
Ia mengingatkan warga untuk tidak membuang sampah sembarangan dan segera membersihkan selokan.
“Jika saluran air tersumbat, bisa terjadi banjir. Ini harus dicegah,” katanya.
Ia juga menyoroti keselamatan anak-anak saat hujan dan banjir. “Anak-anak sering bermain di genangan air.
Ini sangat berbahaya dan pernah menyebabkan korban jiwa. Mohon jadi perhatian serius,” tegasnya.
Baca juga: Kronologis 2 Dump Truck Tabrakan di Tugu Merah Kabupaten Sorong, 1 Sopir Luka-Luka
Menurut Aminadab, cuaca kini tidak menentu dan hujan dapat turun sepanjang hari.
Ia mengajak masyarakat untuk saling siaga dan tanggap terhadap potensi bencana.
Baca juga: Jumatan di Masjid Baiturrahim Kabupaten Sorong, Khatib Urai Amat Baik Penghapus Dosa
BPBD juga meminta warga segera melaporkan potensi bahaya di lingkungan agar dapat ditangani cepat. (tribunsorong.com/aldy tamnge)