Program Gasing
Pelatihan Matematika Gasing di Kabupaten Sorong Berakhir, Cetak Generasi Unggul dalam Numerasi
Pelatihan Matematika Metode Gasing (Gampang, Asyik, dan Menyenangkan) di Aimas, Kabupaten Sorong, Papua Barat Daya berakhir Jumat (28/11/2025).
Penulis: Aldy Tamnge | Editor: Jariyanto
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/sorong/foto/bank/originals/20251128_pelatihan-metode-gasing-di-kabupaten-sorong.jpg)
TRIBUNSORONG.COM, AIMAS - Pelatihan Matematika Metode Gasing (Gampang, Asyik, dan Menyenangkan) di Aimas, Kabupaten Sorong, Papua Barat Daya berakhir Jumat (28/11/2025).
Kegiatan mengusung tema "Papua Barat Daya Berhitung dengan Menerapkan Metode Gasing" tersebut diikuti guru dan siswa dari berbagai sekolah.
Baca juga: Sejalan Kebijakan Pusat, Pemprov PBD Optimalkan Kualitas SDM Lewat Pendidikan Berbasis GASING
Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dispendikbud) Papua Barat Daya Adolof Kambuaya mengatakan, pelatihan merupakan tindak lanjut dari instruksi pemerintah pusat melalui Kementerian Dalam Negeri kepada pemerintah provinsi dan kabupaten/kota.
"Metode diambil alih pemerintah pusat. Kami di Papua Barat Daya mulai menindaklanjutinya sejak Agustus 2025 lalu," katanya kepada TribunSorong.com.
Baca juga: Bupati dan Sekda Maybrat Kagum Siswa Bisa Hitung Cepat, Metode Gasing Bikin Matematika Makin Mudah
Menurutnya Adolof, Matematika Metode Gasing dipilih karena mampu membantu siswa memahami matematika secara lebih mudah.
Selama ini, banyak siswa menganggap itu sebagai pelajaran sulit, sehingga menyebabkan ketakutan bahkan bolos sekolah.
"Melalui Metode Gasing, matematika dibuat sederhana dan menyenangkan sehingga siswa lebih cepat memahami," ucap Adolof.
Ia menegaskan, target utama program ini adalah mencetak generasi Papua Barat Daya yang lebih percaya diri dan unggul dalam numerasi.
“Saya yakin melalui metode ini akan lahir anak-anak Papua Barat Daya yang cerdas," ucapnya
Adolof menyebut, Pelatihan sejak 10-28 November 2025 diikuti 85 siswa dan 41 guru dari jenjang SD-SMP.
Program tahun ini diprioritaskan untuk Kabupaten Sorong Selatan karena sejumlah daerah lainnya sudah diperkenalkan, yaitu Sorong, Kota Sorong, dan Maybrat.
"Yang belum itu Raja Ampat dan Tambrauw. Tahun 2026 kami targetkan pelatihan digelar di dua daerah tersebut," ujar Adolof.
Baca juga: Bupati dan Sekda Maybrat Kagum Siswa Bisa Hitung Cepat, Metode Gasing Bikin Matematika Makin Mudah
Ia berharap setelah pelatihan ini para guru dapat kembali ke sekolah masing-masing dan menjadi mentor bagi guru lain serta siswa dalam penerapan metode tersebut.
Selain itu, ia meminta Pemerintah Kabupaten Sorong Selatan ikut memastikan metode Gasing diterapkan secara merata hingga ke tingkat distrik.
“Nanti kami akan kolaborasi agar metode ini benar-benar digunakan dalam pembelajaran matematika oleh guru dan siswa,” katanya. (tribunsorong.com/aldy tamnge)
| 54.379 Jiwa OAP Tinggal di Kabupaten Sorong, Disdukcapil Luncurkan Data Final OAP 2025 |
|
|---|
| 150 Guru dan Siswa SD-SMA di Kabupaten Sorong Ikut Penguatan Program Layak Anak |
|
|---|
| GOW Kabupaten Sorong Gelar Rakerda Perdana, Fokus Sinergi Program Kesejahteraan |
|
|---|
| Operator PAUD Kabupaten Sorong Digembleng 3 Hari untuk Kelola Data Dapodik Valid |
|
|---|
| Titik-titik Daerah Transmigrasi di Kabupaten Sorong Sejak 1977 Kini jadi Pusat Pertumbuhan Ekonomi |
|
|---|