Inflasi di Papua Barat Daya
BPS Catat Ekonomi Papua Barat Daya Awal 2026 Melemah
Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Papua Barat/Papua Barat Daya merilis sejumlah indikator ekonomi terbaru di Kantor BPS Kabupaten Sorong.
Penulis: Taufik Nuhuyanan | Editor: Petrus Bolly Lamak
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/sorong/foto/bank/originals/20260302_bps-rilis-feb.jpg)
Ringkasan Berita:
- Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Papua Barat/Papua Barat Daya merilis sejumlah indikator ekonomi terbaru di Kantor BPS Kabupaten Sorong, Senin (2/3/2026).
- Kepala BPS Papua Barat Merry,menjelaskan, beberapa indikator penting, seperti inflasi, nilai tukar petani, ekspor-impor, pariwisata, produksi jagung, hingga transportasi udara di Papua Barat Daya.
- Indeks Harga Konsumen (IHK) Papua Barat Daya pada Februari 2026 tercatat sebesar 107,21.
TRIBUNSORONG.COM, AIMAS - Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Papua Barat/Papua Barat Daya merilis sejumlah indikator ekonomi terbaru di Kantor BPS Kabupaten Sorong, Senin (2/3/2026).
Baca juga: Wakili Indonesia, 2 Qori-qoriah Papua Barat Daya Siap Berlaga di MTQ Internasional Malaysia
Kepala BPS Papua Barat Merry,menjelaskan, beberapa indikator penting, seperti inflasi, nilai tukar petani, ekspor-impor, pariwisata, produksi jagung, hingga transportasi udara di Papua Barat Daya.
Inflasi dan Perkembangan Harga
Indeks Harga Konsumen (IHK) Papua Barat Daya pada Februari 2026 tercatat sebesar 107,21.
Secara bulanan terjadi deflasi sebesar 0,57 persen namun, secara tahunan masih terjadi inflasi sebesar 4,16 persen.
Baca juga: 3 Pilar Pembangunan Manusia: BPS Sorong Tekankan Pentingnya IPM dan Hasil Sensus
Sementara itu, inflasi tahun kalender tercatat deflasi 0,38 persen.
Dari tiga kota IHK di Papua Barat Daya, satu kota mengalami inflasi dan dua kota mengalami deflasi.
“Meski begitu, secara tahunan ketiganya masih mencatat inflasi,” kata Merry.
Kondisi Petani
Nilai Tukar Petani (NTP) pada Februari 2026 berada di angka 99,62 atau turun 0,68 persen dibandingkan Januari 2026.
Indeks Konsumsi Rumah Tangga (IKRT) juga turun 0,80 persen menjadi 120,05.
Nilai Tukar Usaha Rumah Tangga Pertanian (NTUP) tercatat 105,39 atau turun 1,32 persen.
Secara regional, Papua Barat Daya berada di peringkat ke-11 dari 14 provinsi di wilayah Sulawesi, Maluku, dan Papua (Sulampua).
Perdagangan Luar Negeri
Nilai ekspor Papua Barat Daya pada Januari 2026 sebesar 1,72 juta dolar AS, turun 30,93 persen dibandingkan Desember 2025.
Baca juga: BPS dan Satgas MBG Evaluasi Program di Papua Barat Daya, Wagub Ahmad Nausrau Atensi Harga
| Ramalan Zodiak Besok Sagitarius, Capricorn, Aquarius, Pisces Selasa 3 Maret 2026: Tangguh, Produktif |
|
|---|
| Wakili Indonesia, 2 Qori-qoriah Papua Barat Daya Siap Berlaga di MTQ Internasional Malaysia |
|
|---|
| Debitur Layangkan Somasi ke Bank Mandiri Klasaman Kota Sorong, Diduga Diintimidasi |
|
|---|
| RSUD Sele Be Solu Kota Sorong Beri Penghargaan Pegawai Berprestasi, Dorong Mutu Pelayanan Kesehatan |
|
|---|
| Kondisi Eks RSUD Kampung Baru Kota Sorong Rusak, Banyak Material Bangunan Hilang |
|
|---|