Cuaca Ekstrem
Pesawat Putar Balik ke Bandara DEO Sorong Imbas Cuaca Buruk di Ambon, Delay hingga 18 Jam
Ratusan penumpang pesawat Super Air Jet nomor penerbangan IU 563 tujuan Ambon dan Surabaya tertahan di Bandara Internasional DEO Sorong.
Penulis: Angela Cindy | Editor: Jariyanto
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/sorong/foto/bank/originals/20251216_pesawat-delay-di-bandara-deo-sorong.jpg)
TRIBUNSORONG.COM, SORONG - Ratusan penumpang pesawat Super Air Jet nomor penerbangan IU 563 tujuan Ambon dan Surabaya tertahan di Bandara Internasional Domine Eduard Osok (DEO) Sorong, Papua Barat Daya delay atau penundaan penerbangan hingga 18 jam, Senin (15/12/2025).
Informasi yang dihimpun TribunSorong.com, delay takibat cuaca buruk di Bandara Pattimura, Ambon, sehingga membuat pesawat tidak dapat mendarat secara aman, sehingga pada pada penerbangan lanjutan.
Baca juga: Hibah Gedung VIP Bandara DEO ke Kemenhub Ditunda, DPR Kota Sorong Tunggu Kejelasan Kompensasi
Pesawat Super Air Jet IU 562 sebelumnyang terbang dari Sorong menuju Ambon dilaporkan sempat hampir mendarat di Bandara Pattimura.
Sesaat sebelum menyentuh landasan, pilot memutuskan membatalkan pendaratan karena kondisi angin kencang yang dinilai membahayakan keselamatan.
Pesawat kemudian berputar di udara sembari menunggu perkembangan cuaca.
Baca juga: Imigrasi Sorong Matangkan Kesiapan Layanan di Bandara Internasional DEO
Lantaran cuaca tak kunjung membaik, pilot memutuskan return to base (RTB) atau kembali ke Bandara Internasional DEO Sorong.
Hal ini menyebabkan penerbangan Super Air Jet IU 563 rute Sorong–Ambon–Surabaya yang dijadwalkan berangkat setelahnya mengalami penundaan panjang.
Seorang penumpang yang enggan disebutkan namanya mengatakan, dirinya merupakan penumpang transit dari Manokwari tujuan Ambon.
Ia menyebutkan, jadwal keberangkatan semula dijadwalkan pukul 12.30 WIT, namun ditunda dengan alasan cuaca buruk.
"Lami menunggu lama di bandara. Awalnya dibilang delay karena cuaca, lalu pesawat sempat terbang tapi kembali lagi ke Sorong karena tidak bisa landing di Ambon,” ujarnya.
Ia menambahkan, banyak penumpang terlihat kelelahan dan kecewa, terutama mereka yang membawa anak kecil, lansia, serta penumpang dengan jadwal lanjutan dan keperluan mendesak di daerah tujuan.
Baca juga: Penjelasan Pergantian Mitra "Ground Handling" Lion Air di Bandara DEO Sorong, Tepis Rumor Intervensi
Hingga lebih dari satu hari sejak jadwal keberangkatan awal, ratusan penumpang masih tertahan di Bandara DEO Sorong tanpa kepastian waktu keberangkatan selanjutnya.
Sebagian memilih tetap menunggu di area bandara, sementara lainnya berharap mendapat akomodasi sementara.
Penumpang tersebut menyebut, pihak maskapai sempat menyampaikan akan menanggung biaya penginapan bagi penumpang.
"Kami hanya dapat informasi secara lisan. Katanya hotel ditanggung, tapi belum jelas kapan kami bisa berangkat lagi," ucapnya.
Baca juga: Lion Air Tunjuk Mitra Baru Tangani "Ground Handling" di Bandara DEO Sorong
Ia menilai, keputusan membatalkan pendaratan dan menunda penerbangan dinilai sebagai langkah mengutamakan keselamatan penumpang, meski menimbulkan ketidaknyamanan.
Hingga berita ini ditayangkan, TribunSorong.com masih berupaya mengonfirmasi pihak maskapai Super Air Jet dan otoritas bandara. (tribunsorong.com/angela cindy)
| Jelang Natal dan Tahun Baru, Harga Rica di Pasar Remu Kota Sorong Sentuh Rp140 Ribu per Kilo |
|
|---|
| Dialog Publik di Kota Sorong Kumpulkan Gagasan untuk Sempurnakan Program Kesehatan Gratis |
|
|---|
| Galang Dana untuk Korban Bencana Aceh-Sumatera, 2 Kelompok ini Turun di Lampu Merah Kota Sorong |
|
|---|
| 4 Komitmen Wali Kota Sorong Dorong Kemajuan PAUD |
|
|---|