BBM di Papua Barat Daya
Harga Pertamax Naik, Warga Sorong Beralih ke Pertalite
Sejumlah warga mulai beralih menggunakan Bahan Bakar Minyak (BBM) subsidi jenis Pertalite setelah harga Pertamax naik.
Penulis: Ismail Saleh | Editor: Petrus Bolly Lamak
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/sorong/foto/bank/originals/20260615_klamsd.jpg)
Ringkasan Berita:
TRIBUNSORONG.COM, SORONG – Sejumlah warga mulai beralih menggunakan Bahan Bakar Minyak (BBM) subsidi jenis Pertalite setelah harga Pertamax naik.
Kondisi tersebut terlihat dari antrean kendaraan di SPBU Jalan Baru, Kota Sorong, Senin (15/6/2026).
Pantauan TribunSorong.com sekitar pukul 07.35 WIT, antrean kendaraan pada jalur pengisian Pertalite terlihat memanjang.
Baca juga: Antisipasi Penyalahgunaan BBM Subsidi, Pertamina Gandeng Pemkot dan APH Gelar Sidak SPBU di Jayapura
Puluhan kendaraan roda dua tampak mengantre untuk mendapatkan BBM subsidi tersebut.
Sementara itu, kondisi berbeda terlihat pada jalur Pertamax.
Antrean kendaraan yang mengisi BBM nonsubsidi tersebut tampak lebih lengang dan hanya terdapat beberapa kendaraan yang melakukan pengisian.
Seorang petugas SPBU yang ditemui TribunSorong.com mengatakan, perubahan antrean mulai terlihat sejak harga Pertamax mengalami kenaikan.
Pada hari pertama kenaikan harga, antrean Pertamax masih terpantau normal.
Baca juga: Kasus Mafia BBM di Sorong Masuk Tahap P21 dan Seret Tiga Perusahaan
Namun, memasuki hari kedua hingga hari kelima setelah kenaikan harga Pertamax, jumlah kendaraan yang mengisi Pertalite mengalami peningkatan karena sebagian masyarakat memilih beralih ke BBM subsidi.
“Sejak harga naik, banyak yang kembali memilih Pertalite. Hari pertama masih normal, tetapi beberapa hari terakhir mulai terlihat ramai,” ujar petugas yang enggan disebutkan namanya.
Selain faktor peralihan pengguna BBM, antrean panjang juga dipengaruhi oleh sistem pelayanan di SPBU Jalan Baru yang menggabungkan pengisian kendaraan roda dua dan roda empat pada satu jalur layanan Pertalite.
Baca juga: Tahap II Kasus Mafia BBM Bersubsidi di Sorong, Jaksa Ungkap Peran Sopir Truk
Petugas memperkirakan antrean biasanya mulai meningkat sekitar pukul 09.00 WIT.
Namun, sejak pukul 07.43 WIT, antrean kendaraan sudah terlihat memanjang di area pengisian Pertalite.
Kondisi ini menunjukkan adanya peningkatan permintaan masyarakat terhadap BBM subsidi setelah perubahan harga pada BBM nonsubsidi. (tribunsorong.com/ismail saleh)
| Pendeta di Papua Ini Rela Rogoh Kocek Pribadi Demi Cat Rumah Motif Argentina |
|
|---|
| Wamen ATR/BPN: Sektor Pertanahan Jadi Kunci Sukses Swasembada Asta Cita |
|
|---|
| Sokong Pembangunan IKN, Wamen ATR/BPN Minta Jajaran Kaltim Berikan Layanan Cepat dan Pasti |
|
|---|
| Dukung Program 3 Juta Rumah Prabowo, Kementerian ATR/BPN Siapkan Sertifikasi Gratis untuk MBR |
|
|---|
| Kementerian ATR/BPN Usulkan Pagu Anggaran Rp10,6 Triliun untuk Tahun 2027 |
|
|---|