Senin, 27 April 2026

Kampung Nelayan Merah Putih

Implementasi Program Kampung Nelayan Merah Putih di Papua Barat Daya, Raja Ampat Tunggu Peresmian

Pemerintah Provinsi Papua Barat Daya bersama Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) RI menggelar pertemuan  di kantor gubernur.

Tayang: | Diperbarui:
Penulis: Taufik Nuhuyanan | Editor: Jariyanto
zoom-inlihat foto Implementasi Program Kampung Nelayan Merah Putih di Papua Barat Daya, Raja Ampat Tunggu Peresmian
TribunSorong.com/Taufik Nuhuyanan
PROGRAM KNMP - Pemerintah Provinsi Papua Barat Daya bersama Kementerian Kelautan dan Perikanan RI menggelar pertemuan strategis membahas implementasi program prioritas nasional Kampung Nelayan Merah Putih (KNMP) di Kantor Gubernur Papua Barat Daya, Rabu (4/3/2026). 

Ringkasan Berita:
  • Pemprov Papua Barat Daya bersama Kementerian KKP RI menggelar pertemuan di kantor gubernur, kompleks kantor Wali Kota Sorong, Rabu (4/3/2026).
  • Agenda membahas implementasi Program Prioritas Nasional Kampung Nelayan Merah Putih (KNMP).
  • Target nasional KNMP membangun 1.000 kampung nelayan hingga 2028, khusus Tanah Papua minimal 200 di berbagai lokasi.
  • Penentuan lokasi bergantung pada kesiapan daerah, terutama terkait kepastian status lahan yang harus “clean and clear”.

 

TRIBUNSORONG.COM, SORONG - Pemerintah Provinsi Papua Barat Daya bersama Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) RI menggelar pertemuan  di kantor gubernur, kompleks kantor Wali Kota Sorong, Rabu (4/3/2026).

Agenda kegiatan membahas implementasi Program Prioritas Nasional Kampung Nelayan Merah Putih (KNMP).

Baca juga: Nelayan OAP Sorong Selatan Diajari Bikin Perahu Fiberglass, Sebulan Hasilkan 18 Unit

Acara dihadiri Gubernur Elisa Kambu, Direktur Kepelabuhanan Perikanan Ady Candra, Ketua DPR Papua Barat Daya Ortis Fernando Sagrim, Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan Papua Barat Daya Absalom Solossa, dan sejumlah pejabat lainnya.

Ady Candra mengatakan, program KNMP merupakan tindak lanjut arahan Presiden Prabowo Subianto dalam mendorong pembangunan industri perikanan berbasis masyarakat.

"Tujuannya membangun industri perikanan untuk rakyat. Kami sudah survei di Kota Sorong dan Raja Ampat, diharapkan dapat diimplementasikan tahun ini," ujarnya.

Baca juga: DPR Kota Sorong Minta Dinas Perikanan Perhatikan Pemerataan Bantuan Bagi Nelayan di Pulau Doom

Ady menjelaskan, target nasional membangun 1.000 kampung nelayan hingga 2028, khusus Tanah Papua minimal 200 di berbagai lokasi 

Penentuan lokasi bergantung pada kesiapan daerah, terutama terkait kepastian status lahan yang harus “clean and clear”.

“Kalau lahannya siap dan memenuhi kriteria teknis serta didukung pemerintah daerah, kami segera usul dibangun,” kata Ady.

Peluang emas daerah pesisir

Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan Absalom Solossa menyebut, program ini sebagai peluang emas bagi daerah pesisir di lima kabupaten/kota di Papua Barat Daya yang memiliki wilayah laut.

KNMP akan dibangun secara terintegrasi dengan berbagai fasilitas pendukung seperti SPBN, cold storage, pabrik es, pelabuhan perikanan, hingga penyediaan air bersih.

“Ini peluang besar karena seluruh pembiayaan berasal dari pemerintah pusat. Daerah hanya perlu memastikan kesiapan lahan dan kepastian hukumnya, kalau itu terpenuhi, pembangunan bisa segera dilakukan,” kata Absalom.

Baca juga: Kelompok Nelayan Dapat Bantuan dari Dinas Perikanan Kabupaten Sorong, Tingkatkan Hasil Tangkapan

Ia juga mendorong pemerintah kabupaten/kota untuk aktif bersaing mengusulkan lokasi, mengingat program ini akan memberikan dampak signifikan bagi kesejahteraan masyarakat nelayan.

Adanya fasilitas lengkap, nelayan tidak lagi kesulitan menjual hasil tangkapan, karena akses pasar terbuka, bahkan hingga ekspor. 

"Ini akan meningkatkan pendapatan dan kesejahteraan masyarakat pesisir,” ujar Absalom.

Sumber: TribunSorong
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

Berita Populer

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved