Selasa, 2 Juni 2026

Laka Laut di Raja Ampat

Perahu Fiber Pemancing Tenggelam Imbas Cuaca Ekstrem di Perairan Batanta Raja Ampat

Kecelakaan laut akibat cuaca buruk menimpa perahu fiber yang ditumpangi empat warga di perairan Pulau Way, Batanta, Kabupaten Raja Ampat,

Tayang:
Penulis: Ismail Saleh | Editor: Jariyanto
zoom-inlihat foto Perahu Fiber Pemancing Tenggelam Imbas Cuaca Ekstrem di Perairan Batanta Raja Ampat
Sumber Lain/ISTIMEWA
TIM SAR GABUNGAN - Tim SAR gabungan dari Satpolairud Polres Raja Ampat, Pos SAR Raja Ampat, dan Pos TNI AL Raja Ampat berkoordinasi bergerak ke lokasi kecelakaan laut yang menimpa pemancing di perairan Batanta. Rombongan bergerak sekitar dari Pelabuhan Falaya, Waisai, menuju perairan Batanta pada Selasa (18/2/2026) pukul 09.30 WIT. Empat korban diselamatkan lebih dahulu oleh warga lalu dibawa ke sebuah resort. 
Ringkasan Berita:
  • Kecelakaan (laka) laut akibat cuaca buruk menimpa perahu fiber di perairan Pulau Way, Batanta, Raja Ampat, Selasa (17/2/2025).
  • Pada Senin (16/2/2026) siang, korban berjumlah empat orang naik perahu fiber dari Klalin, Kota Sorong tujuan Pulau Way buat memancing.
  • Sekitar pukul 15.10 WIT tiba di lokasi lalu memancing hingga malam, kemudian saat subuh perahu diterjang ombak hingga tenggelam.
  • Tim SAR gabungan ke lokasi, mendapati korban telah diselamatkan warga, kemudian dipulangkan ke Sorong.

 

TRIBUNSORONG.COM, WAISAI - Kecelakaan laut akibat cuaca buruk menimpa perahu fiber yang ditumpangi empat warga di perairan Pulau Way, Batanta, Kabupaten Raja Ampat, Papua Barat Daya, Selasa (17/2/2025).

Kepala Satuan Polisi Perairan dan Udara (Polairud) Polres Raja Ampat Iptu Venni Maulana, menjelaskan, pada Senin (16/2/2026), sekitar pukul 11.30 WIT, para korban naik perahu fiber bermesin 15 PK, bertolak dari Klalin, Kota Sorong tujuan Pulau Way buat memancing.

Baca juga: Mutasi dan Promosi 35 Pejabat Eselon IIb Pemkab Raja Ampat, Bupati Orideko Wanti-wanti Kinerja

Rombongan terdiri dari Sahid (50), Tulup (60), Sabar (55), dan Fandi (53). 

Sekitar pukul 15.10 WIT, mereka tiba di lokasi lalu memancing di sekitar Tanjung Makoi hingga malam hari.

Baca juga: Pencabutan IUP Nikel di Raja Ampat Sah secara Administratif, KPK: Kalau Ada yang Nambang Itu Ilegal

Pukul 05.00 WIT keesokan harinya, perahu yang digunakan diterjang angin dan ombak, sehingga terbalik kemudian tenggelam. 

"Keempat korban hanyut di laut," uca Venni.

Mendapat laporan laka laut tersebut, tim SAR gabungan dari Satpolairud Polres Raja Ampat, Pos SAR Raja Ampat, dan Pos TNI AL Raja Ampat bergerak ke lokasi.

Rombongan bergerak sekitar pukul 09.30 WIT dari Pelabuhan Falaya, Waisai, menuju perairan Batanta.

Baca juga: Kata Gubernur Papua Barat Daya Usai Ikut Rakornas 2026: Sampah di Sorong dan Raja Ampat jadi Sorotan

Pukul 12.05 WIT, tim SAR gabungan tiba di tempat kejadian selanjutnya berkoordinasi dengan warga serta pengelola homestay setempat.

"Hasil koordinasi, keempat korban ditemukan lebih dahulu oleh warga lalu diamankan di Papua Paradise Resort," ucap Venni.

Baca juga: Populasi Hiu Belimbing di Raja Ampat Menurun, Pegiat Konservasi Gigih Pengembangbiakan sejak 2020

Tim SAR kemudian bergerak menuju lokasi dan tiba di Papua Paradise Resort sekitar pukul 13.15 WIT.

Hasil pengecekan menunjukkan seluruh korban dalam kondisi baik dan selamat.

"Tim berkoordinasi dengan pihak resor yang bersedia membantu mengantarkan keempat korban kembali ke Kota Sorong," ujar Venni. (tribunsorong.com/ismail saleh)

Sumber: TribunSorong
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

Berita Populer

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved