Selasa, 14 April 2026

Penyusunan Kamus Bahasa Daerah

Penyusunan Kamus Bahasa Daerah Berasas Kamus Nasional

Tim Penyusunan kamus bahasa daerah Irianto M Ali mengatakan penyusunan kamus bahasa daerah di Papua Barat Daya berbasis kamus nasional.

Tayang:
Penulis: Petrus Bolly Lamak | Editor: Milna Sari
zoom-inlihat foto Penyusunan Kamus Bahasa Daerah Berasas Kamus Nasional
TRIBUNSORONG.COM/PETRUS BOLLY LAMAK
Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Papua Barat Daya menggelar Focus Grup Discussion (FGD) penyusunan kamus bahasa daerah. 

TRIBUNSORONG.COM, SORONG - Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Papua Barat Daya menggelar mulai menyusun kamus bahasa daerah di Papua Barat Daya.

Tim Penyusunan kamus bahasa daerah Irianto M Ali mengatakan penyusunan kamus bahasa daerah di Papua Barat Daya berbasis kamus nasional.

Itu bertujuan mempermudah sosio kultural di Papua Barat Daya yang majemuk maka skemanya penyusunan kamus bahasa Indonesia ke bahasa daerah.

Baca juga: Pemprov Papua Barat Daya Mulai Rancang Kamus Bahasa Daerah

Baca juga: 40 Kadistrik di Papua Barat Daya Sekolah Pamong Praja di Kampus IPDN

Artinya nanti dibuat kamus bahasa Indonesia Maybrat, kamus bahasa Indonesia Tehit, kamus bahasa Indonesia Misool dan kamus bahasa Indonesia Moi.

Skema ini tentu mempermudah penutur yang multi etnik di Papua Barat Daya ini.

Baca juga: Sopir Truk Bongkar Modus Pungli Oknum Pegawai Dishub Sorong Papua Barat Daya

"Jadi nanti di dalam kamus itu misalnya bahasa Indonesia makan terus bahasa daerah apa seperti begitulah," katanya kepada TribunSorong.com Senin (2/10/2023).

Irianto bilang kamus bahasa daerah yang sedang digodok ini sedikit lengkap mulai dari abjad A sampai Z.

Baca juga: Sopir Truk Sebut Seperti Binatang Peliharaan Tak Punya Kandang di Papua Barat Daya

Baca juga: Ratusan Sopir Truk Datangi Kantor Gubernur Papua Barat Daya Siang Ini

Penulisan kamus bahasa daerah diikutsertakan dengan  contoh penuturnya dan kalimat penjelas.

Agar bisa mempertegas dan memperjelas serta memaknai bahasa daerah itu secara komperhensif.

"Sehingga nanti kamusnya agak sedikit besar dan ber-ISBN dan tentu kami mendorong hak intelektual dari kamus ini," ucapnya.

Baca juga: Jadi Acuan Peringatan Dini, UGM Kaji Resiko Bencana di Papua Barat Daya

Baca juga: Samakan Persepsi, KPU Papua Barat Daya Rapat Bersama 18 Partai Politik dan 12 Calon DPD

Ia bilang proses pengerjaan kamus bahasa daerah memakan waktu dua sampai tiga bulan.

Diperkirakan Desember kamus bahasa daerah sudah ada.

"Nanti kita akan lakukan FGD lagi dan mencetak kamus termasuk langkah revisi," katanya. (TribunSorong.com/Petrus Bolly Lamak)

Sumber: TribunSorong
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

Berita Populer

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved