Hari jadi Klasis GKI Raja Ampat
Hari jadi Klasis GKI Raja Ampat, Orideko Iriano Burdam Pastikan Ribuan Jemaat Hadir
Gereja Kristen Injili (GKI) di Tanah Papua Klasis Raja Ampat akan merayakan hari jadinya pada 6 April 2024 mendatang di Waisai.
Penulis: Willem Oscar Makatita | Editor: Petrus Bolly Lamak
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/sorong/foto/bank/originals/20240320_Orideko-Iriano-Burdam.jpg)
TRIBUNSORONG.COM, WAISAI - Gereja Kristen Injili (GKI) di Tanah Papua Klasis Raja Ampat akan merayakan hari jadinya pada 6 April 2024 mendatang di Waisai.
Baca juga: Wakil Bupati Raja Ampat Ajak Jemaat GKI Sapokren Bersatu dalam Perbedaan, Ibaratkan Sebuah Taman
Ribuan anggota jemaat se Klasis Raja Ampat dipastikan hadir dalam perayaan itu.
Ketua Panitia pelaksanaan hari jadi Klasis GKI Raja Ampat 2024, Orideko Iriano Burdam mengatakan, 18 jemaat se Klasis Raja Ampat dipastikan terlibat dan berpartisipasi dalam kegiatan tersebut.
Sejumlah kegiatan lomba sudah dikemas dalam rangka memeriahkan peringatan hari jadi Klasis GKI Raja Ampat 2024.
"Jumlah jemaat ada 35 tapi yang sudah pasti hadir ada 18. Panitia akan menggelar lomba cerdas cermat Alkitab, paduan suara, vocal group, Yospan rohani, volley putri dan sepakbola (patah kaleng) putra," katanya, Rabu (27/3/2024)
Baca juga: Wakil Bupati Raja Ampat Buka Pelatihan Montir di Kampung Rauki
Wakil Bupati Raja Ampat itu bilang, data sementara tercatat jumlah atlit, vocalis, penari, dirigen, pelatih, official, dan musisi berjumlah 836 orang, belum termasuk pengurus gereja, supporter dan panitia.
Kegiatan perlombaan akan dimulai pada 2 April yang diawaki dengan karnaval budaya nusantara dan lomba solo ketua-ketua jemaat se Klasis GKI Raja Ampat.
“Kegiatan menyambut hari jadi Klasis GKI Raja Ampat, puncaknya pada 6 April 2024 mendatang,” ucapnya.
Baca juga: Evaluasi Angka Stunting, Wakil Bupati Raja Ampat Temukan 19 Kasus di Kampung Warsamdin
Tambah Orideko Burdam, Klasis GKI Raja Ampat adalah Klasis tertua di Raja Ampat, sebab telah ada sejak Zending Belanda.
“Diharapkan seluruh jemaat dapat berpartisipasi memeriahkan hari baik tersebut,” ujarnya.
Baca juga: Tanam Mangrove, Wakil Bupati Raja Ampat: Ayo Lestarikan Ekosistem Laut
Ketua Klasis GKI Raja Ampat, Pendeta Raffles Yansen Mambrasar mengimbau, jemaat yang tidak berpartisipasi dalam kegiatan perlombaan wajib hadir acara pembukaan dan penutupan .
Kegiatan perlombaan itu bertujuan membangun kebersamaan, mempererat hubungan kekeluargaan dan membangun persekutuan sebagai warga gereja. (tribunsorong.com/willem oscar makatita)