Kamis, 7 Mei 2026

Tambang vs Pariwisata di Raja Ampat

PD AMAN Sorong Sentil Status UNESCO Global Geopark Raja Ampat: Tambang Tetap Jalan

Ketua PD AMAN Sorong Malamoi Totianus Kalami mengatakan, AMAN Sorong Malamoi mengecam aktivitas yang berakibat pada kerusakan alam dan ekologi.

Tayang:
Penulis: Safwan | Editor: Jariyanto
zoom-inlihat foto PD AMAN Sorong Sentil Status UNESCO Global Geopark Raja Ampat: Tambang Tetap Jalan
TRIBUNSORONG.COM/SAFWAN ASHARI
SIKAP AMAN - Ketua Pengurus Daerah Aliansi Masyarakat Adat Nusantara (PD AMAN) Sorong Malamoi Totianus Kalami. Ia mengecam aktivitas yang berakibat pada kerusakan alam dan ekologi di Raja Ampat, Papua Barat Daya, Jumat (6/6/2025). 

TRIBUNSORONG.COM, SORONG - Pengurus Daerah Aliansi Masyarakat Adat Nusantara (PD AMAN) Sorong Malamoi, mengecam konsesi tambang nikel di Kabupaten Raja Ampat, Papua Barat Daya.

Ketua PD AMAN Sorong Malamoi Totianus Kalami mengatakan, AMAN Sorong Malamoi mengecam aktivitas yang berakibat pada kerusakan alam dan ekologi di Raja Ampat.

"Raja Ampat ini punya pendapat terbesar ada di pariwisata dan menjaga sumber daya alam. Kalau konsesi dibiarkan otomatis akan merusak alam dan ekologi," ujarnya kepada TribunSorong.com, Jumat (6/6/2025).

Baca juga: Cucu Bupati Pertama Raja Ampat Tegas Tolak Tambang Nikel: "Ini Tentang Masa Depan Kami"

Tori menjelaskan, saat ini laut, hutan, dan ekologi Raja Ampat telah dilindungi serta berstatus UNESCO Global Geopark (UGGp), sehingga perlu dijaga.

"Saya sayangkan karena UNESCO Global Geopark dihadiri Gubernur Papua Barat Daya yang menerima status itu, tetapi itu tidak berarti karena tambang tetap jalan," katanya.

Tori menduga, setiap izin yang masuk ada beberapa persetujuan tidak dilakukan, sehingga pelaku konsesi leluasa beraktivitas dan merusak alam Raja Ampat.

Oleh karena itu, AMAN menolak segala bentuk konsesi yang merusak alam.

"Kami minta buat pemerintah daerah dan menteri jangan lari dari tanggung jawab di Raja Ampat. Hasil alam diambil sebab ada izin, maka pemerintah jangan lepas tangan," kata Tori.

Baca juga: Kesaksian Warga Manyaifun soal Dampak Lingkungan Tambang Nikel Raja Ampat

Ia juga mendesak Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESMD) Bahlil Lahadalia jangan tutup mata dengan kondisi alam Raja Ampat yang dirusak. (tribunsorong.com/safwan ashari)

Sumber: TribunSorong
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

Berita Populer

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved