Koperasi Merah Putih

128 Koperasi Merah Putih Terbentuk di Papua Barat Daya, Tambrauw dan Raja Ampat Masih Rendah

Upaya percepatan pembentukan Koperasi Merah Putih di wilayah III Papua Barat dan Papua Barat Daya terus menunjukkan hasil positif. 

TRIBUNSORONG.COM/TAUFIK NUHUYANAN
RAKOR - Pemprov Papua Barat Daya menggelar Rapat monitoring percepatan pembentukan Koperasi Merah Putih di Papua Barat Daya bersama dengan Kementerian Desa. 

TRIBUNSORONG.COM, SORONG - Upaya percepatan pembentukan Koperasi Merah Putih di wilayah III Papua Barat dan Papua Barat Daya terus menunjukkan hasil positif. 

Hal ini terungkap dalam rapat monitoring yang dipimpin langsung oleh Wakil Gubernur (Wagub) Papua Barat Daya Ahmad Nausrau di ruang rapat lantai 3 Kantor Gubernur Papua Barat Daya, Senin (7/7/2025).

Baca juga: Pemprov Papua Barat Daya Gelar Rakor Bersama Kemenkumham Pacu Legalisasi Koperasi Merah Putih

Ahmad Nausrau menegaskan, pentingnya sinergi antara pemerintah pusat dan daerah untuk mempercepat pembentukan koperasi sebagai pilar kemandirian ekonomi masyarakat.

“Rapat koordinasi ini penting untuk menyelaraskan langkah dan strategi kita dalam mengakselerasi pembentukan koperasi di seluruh wilayah,” ujar wagub.

Baca juga: Pemprov Papua Barat Daya Dorong Legalitas 120 Koperasi Merah Putih, 46 Sah Berbadan Hukum

Rapat tersebut melibatkan perwakilan dari Kementerian Desa, Kementerian Dalam Negeri, Kementerian Hukum dan HAM, serta pemerintah kabupaten dan kota di Papua Barat dan Papua Barat Daya.

Baca juga: 123 Koperasi Merah Putih Dibentuk di Sorong Selatan, Pemkab Dorong Percepatan Legalitas Badan Hukum

Dalam rapat tersebut, Kementerian Desa melaporkan bahwa Provinsi Papua Barat Daya menjadi yang terdepan di Tanah Papua dalam pembentukan Koperasi Merah Putih, dengan capaian 128 koperasi yang telah terbentuk.

“Kementerian Desa melaporkan bahwa progresnya sangat bagus di Papua Barat Daya, ini menunjukkan kerja sama yang baik antara pemerintah provinsi dan kabupaten/kota,” kata wagub.

Meski progres positif, Wagub Nausrau mengingatkan perlunya mendorong percepatan di daerah dengan capaian rendah, seperti Kabupaten Tambrauw dan Raja Ampat

Sementara itu, Kota Sorong menjadi contoh baik dengan capaian yang hampir 100 persen dalam pembentukan Koperasi Merah Putih.

“Target kita sebelum 19 Juli 2025, Papua Barat Daya sudah berada di atas 80 persen,” ucap Wagub Nausrau.

Baca juga: Update Koperasi Merah Putih di Sorong Selatan, Bupati Kumpulkan Kepala Kampung dan Distrik Hari Ini

Ia menambahkan, hasil pertemuan ini akan segera dipaparkan kepada Gubernur Papua Barat Daya sebagai bentuk komitmen pemerintah daerah mendukung kemandirian ekonomi masyarakat melalui koperasi.

Pembentukan Koperasi Merah Putih menjadi bagian dari langkah strategis pemerintah untuk memperkuat ekonomi kerakyatan dan kemandirian masyarakat di Papua Barat Daya. 

Baca juga: 25 Koperasi Merah Putih di Kota Sorong Sedang Proses Pengesahan Akta Notaris 

Koperasi diharapkan menjadi penggerak ekonomi lokal berbasis potensi daerah dan mampu membuka lapangan kerja baru bagi masyarakat.

“Ini bukan hanya tentang target angka, tetapi tentang bagaimana koperasi menjadi kekuatan ekonomi masyarakat Papua Barat Daya,” pungkas Ahmad. (tribunsorong.com/taufik nuhuyanan)

Sumber: TribunSorong
Berita Terkait

Ikuti kami di

AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved