Rabu, 22 April 2026

Imigrasi Sorong

Imigrasi Sorong dan Politeknik Kelautan Perikanan Perkuat Kolaborasi Pengawasan Riset Asing

Politeknik Kelautan dan Perikanan (KP) Sorong berkolaborasi dengan Kantor Imigrasi Kelas II TPI Sorong melaksanakan Gelar Wicara.

Tayang:
Penulis: Taufik Nuhuyanan | Editor: Jariyanto
zoom-inlihat foto Imigrasi Sorong dan Politeknik Kelautan Perikanan Perkuat Kolaborasi Pengawasan Riset Asing
DOK. IMIGRASI SORONG
PENYERAHAN CENDERA MATA - Penyerahan cendera mata dari Politeknik Kelautan dan Perikanan (KP) Sorong kepada perwakilan Kantor Imigrasi Kelas II TPI Sorong usai Gelar Wicara bertema "Keteladanan dalam Tata Kelola Riset dan Kolaborasi Internasional" di kampus politeknik, Suprau, Distrik Maladum Mes, Kota Sorong, Papua Barat Daya, Kamis (30/10/202). 

TRIBUNSORONG.COM, SORONG - Politeknik Kelautan dan Perikanan (KP) Sorong berkolaborasi dengan Kantor Imigrasi Kelas II TPI Sorong melaksanakan Gelar Wicara bertema "Keteladanan dalam Tata Kelola Riset dan Kolaborasi Internasional".

Kegiatan dalam rangka memperingati HUT Ke-26 Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) itu berlangsung di kampus Politeknik KP, Suprau, Distrik Maladum Mes, Kota Sorong, Papua Barat Daya, Kamis (30/10/2025).

Baca juga: Imigrasi Sorong Matangkan Kesiapan Layanan di Bandara Internasional DEO

Acara dihadiri perwakilan KKP, Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN), Institut de Recherche pour le Développement (IRD) dari Prancis, dan perwakilan Pemerintah Provinsi Papua Barat Daya.

Kepala Kantor Imigrasi Kelas II TPI Sorong Daud Randa Payung mengapresiasi Politeknik KP Sorong atas komitmen memastikan penelitian asing berjalan sesuai regulasi memiliki dasar hukum kuat, dan memberikan kepastian administratif bagi seluruh pihak terkait.

Politeknik ini menjadi contoh bagi institusi pendidikan dalam kepatuhan terhadap aturan keimigrasian, khususnya terkait riset oleh pihak asing.

"Ini menunjukkan bahwa ketaatan terhadap aturan bukanlah hambatan, melainkan wujud profesionalisme dan tanggung jawab dalam melaksanakan kerja sama internasional," ujar Daud.

"Prosedur yang ditempuh secara tertib memastikan perlindungan hukum, kepastian administratif, dan manfaat yang seimbang bagi semua pihak."

Baca juga: Kantor Imigrasi Sorong Bantah Isu Kongkalikong, Kasus WNA Masih Didalami

Daud berharap, melalui kegiatan ini, makin banyak lembaga pendidikan, riset, maupun individu yang mematuhi praktik pengelolaan kegiatan penelitian asing secara legal, transparan, dan sesuai ketentuan.

Langkah kolaboratif diharapkan memperkuat sinergi antara sektor pendidikan dan institusi keimigrasian.

"Hasilnya penelitian internasional di Indonesia dapat berjalan aman, tertib, serta memberi kontribusi nyata bagi pembangunan nasional dan daerah," ucap Daud. (tribunsorong.com/taufik nuhuyanan)

Sumber: TribunSorong
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

Berita Populer

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved