Jumat, 12 Juni 2026

ATR BPN

Dukung ATR/BPN Program KKNP-PTLP Pertanahan di DIY, Sri Sultan HB X Tekankan Sinergi dan Kolaborasi

Kementerian ATR/BPN melalui Sekolah Tinggi Pertanahan Nasional (STPN), melaksanakan KKNP-PTLP di Daerah Istimewa Yogyakarta.

Tayang: | Diperbarui:
Editor: Jariyanto
zoom-inlihat foto Dukung ATR/BPN Program KKNP-PTLP Pertanahan di DIY, Sri Sultan HB X Tekankan Sinergi dan Kolaborasi
Sumber Lain/DOK. ATRBPN.GO.ID
PELEPASAN KKNP-PTLP - Gubernur DIY Sri Sultan Hamengku Buwono X, menyampaikan sambutan pada Pelepasan Taruna Tinggi Pertanahan Nasional (STPN) Kuliah Kerja Nyata Pertanahan dan Praktik Tata Laksana Pertanahan (KKNP-PTLP) Tahun Akademik 2025-2026 di Pendopo Sasana Widya Bhumi, STPN, Sleman, Senin (9/2/2026). Sri Sultan bersama Wakil Menteri ATR/Wakil Kepala BPN Ossy Dermawan ikut memakaikan jaket simbol pelepasan Taruna STPN. 

Ringkasan Berita:
  • Kementerian ATR/BPN melalui Sekolah Tinggi Pertanahan Nasional (STPN), melaksanakan Kuliah Kerja Nyata Pertanahan dan Praktik Tata Laksana Pertanahan (KKNP-PTLP) di DIY.  
  • Pelepasan taruna berlangsung di Pendopo Sasana Widya Bhumi, STPN, Sleman, Senin (9/2/2026) dihadiri Gubernur DIY Sri Sultan Hamengku Buwono X dan Wakil Menteri ATR/Wakil Kepala BPN Ossy Dermawan.
  • Sri Sultan menekankan kerja sama dan sinergi lintas instansi penting agar tata kelola pertanahan berjalan harmoni.

 

​TRIBUNSORONG.COM, YOGYAKARTA - Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) melalui Sekolah Tinggi Pertanahan Nasional (STPN), melaksanakan Kuliah Kerja Nyata Pertanahan dan Praktik Tata Laksana Pertanahan (KKNP-PTLP) di Daerah Istimewa Yogykarta (DIY).  

Pelepasan Taruna STPN KKNP-PTLP Tahun Akademik 2025-2026 di Pendopo Sasana Widya Bhumi, STPN, Sleman, Senin (9/2/2026) dihadiri Gubernur DIY Sri Sultan Hamengku Buwono X. 

Sri Sultan bersama Wakil Menteri ATR/Wakil Kepala BPN Ossy Dermawan ikut memakaikan jaket simbol pelepasan Taruna STPN.

Baca juga: Wagub Ahmad Nausrau Dorong Peran IPPAT Ciptakan Kepastian Hukum Pertanahan di Papua Barat Daya

Menurutnya, kerja sama dan sinergi lintas instansi penting agar tata kelola pertanahan berjalan harmoni.

"Perlu sinergi dan kebersamaan antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, aparatur kelurahan, hingga masyarakat. "Tata kelola yang baik, lahir dari kolaborasi, bukan dari kerja yang parsial," ujar  Sri Sultan HB X.

Baca juga: Program Reforma Agraria 2025 di Kota Sorong, Sertipikat Instrumen Penting untuk Masyarakat

Sri Sultan menambahkan, bagi Provinsi DIY, kehadiran taruna/i STPN menjadi bagian ikhtiar menata kembali administrasi pertanahan, memutakhirkan data.

Langkah ini juga sebagai upaya memastikan seluruh bidang tanah, baik tanah Kasultanan, tanah kabupaten, aset pemerintah daerah, maupun tanah masyarakat, dikelola secara setara, akurat, transparan, dan bertanggung jawab.

Kerja-kerja tersebut meski kerap tidak terlihat, justru menjadi fondasi penting bagi terwujudnya keadilan dan kepastian hukum.

Secara personal, Sri Sultan HB X, memandang tanah tidak semata sebagai objek fisik, melainkan sebagai ruang hidup yang sarat nilai sejarah, sosial, dan masa depan.

Dalam perspektif budaya Jawa, pengelolaan pertanahan merupakan bagian dari laku memuliakan kehidupan, sejalan dengan nilai hamemayu hayuning bawana yang mengajarkan pentingnya menjaga harmoni kehidupan bersama.

"Nilai tersebut relevan dengan tugas-tugas pertanahan untuk menata yang belum tertib, menyelesaikan yang belum jelas, serta menghadirkan kemanfaatan sebesar-besarnya bagi masyarakat," ucap Sri Sultan HB X.

Baca juga: Kanwil BPN Papua Barat Target 5 Ribu Penerbitan Sertipikat PTSL di Papua Barat Daya

Kepala Kantor Wilayah (Kanwil) BPN Provinsi DIY Sepyo Achanto sependapat, keberhasilan KKNP-PTLP tidak dapat dicapai tanpa adanya dukungan dari pemerintah daerah.

Ia berharap melalui kerja sama ini terwujud sinergi antara Kementerian ATR/BPN dengan Pemerintah DIY, Kawedanan Hageng Punakawan Darudana Suyasa, Kasentanan, serta pemerintah kabupaten.

"Dari kolaborasi itu diharapkan terwujud terpetakannya seluruh bidang tanah dan percepatan penatausahaan sertipikasi aset tanah, baik Sultan Ground, Paku Alaman Ground, aset pemerintah daerah, maupun tanah masyarakat," kata Sepoyo.

Baca juga: Upaya Proteksi Mafia Tanah, Kantor Pertanahan Kota Sorong Launching Sertipikat Elektronik

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

Update Jadwal & Skor
Grup A - Matchday 1
Jumat, 12 Juni 2026 | 02:00 WIB
Mexico
Meksiko
2 - 0
South Africa
Afrika Selatan
Grup A - Matchday 1
Jumat, 12 Juni 2026 | 09:00 WIB
South Korea
Korea Selatan
2 - 1
Czechia
Ceko
Lihat Selengkapnya
Semua Jadwal Laga

Berita Populer

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved