Koperasi Merah Putih
1.013 Koperasi Merah Putih di Papua Barat Daya Siap Diperkuat Lewat Program Diklat
Peserta diklat dibatasi hanya 30 orang, masing-masing mewakili satu koperasi.
Penulis: Astri | Editor: Petrus Bolly Lamak
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/sorong/foto/bank/originals/20251127_diklat-g.jpg)
Ringkasan Berita:
- Kegiatan ini bertujuan meningkatkan keterampilan dan pengetahuan praktis para pengurus mengenai tata kelola koperasi yang baik dan sesuai regulasi.
- Terdapat 1.013 Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih di Provinsi Papua Barat Daya.
- Peserta diklat dibatasi hanya 30 orang, masing-masing mewakili satu koperasi.
TRIBUNSORONG.COM, TEMINABUAN - Dinas Koperasi, Usaha Kecil Menengah, Perindustrian dan Perdagangan (Diskop UKM Perindag) Provinsi Papua Barat Daya menggelar diklat perkoperasian bagi para pengurus Koperasi Merah Putih di Sorong Selatan.
Pelatihan berlangsung tiga hari hingga 27 November 2025 di Hotel Mratuwa Sesna, Teminabuan.
Baca juga: Pemprov PBD Latih 124 Pendamping Koperasi Merah Putih, Percepat Implementasi Program Pusat
Kepala Bidang Koperasi dan UKM Provinsi Papua Barat Daya Salmon Kambuaya mengatakan, kegiatan ini bertujuan meningkatkan keterampilan dan pengetahuan praktis para pengurus mengenai tata kelola koperasi yang baik dan sesuai regulasi.
“Kami ingin meningkatkan pemahaman tentang prinsip-prinsip perkoperasian serta menumbuhkan semangat kewirausahaan kolektif,” ujar Salmon.
Baca juga: Koperasi Merah Putih di Papua Barat Daya Alami Kendala, DPD RI Bawa ke Rapat Menteri
Hingga saat ini, terdapat 1.013 Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih di Provinsi Papua Barat Daya.
Menurut Salmon, seluruh koperasi tersebut perlu mendapatkan penguatan tata kelola, mulai dari administrasi, manajemen usaha, hingga perencanaan program agar dapat berjalan lebih efektif.
“Jumlah ini yang kami targetkan menerima pelatihan pada tahun ini maupun tahun depan,” tambahnya.
Baca juga: PGRI Sorong Selatan Siapkan Program Peningkatan Kompetensi bagi Guru ASN dan PPPK
Ia bilang, sebagian besar koperasi masih penyesuaian karena 2025 merupakan tahun pertama pelaksanaan program pembentukan Koperasi Merah Putih.
Ke depan, koperasi-koperasi tersebut diharapkan menampung dan menyalurkan kebutuhan masyarakat, seperti bahan makanan, ikan, dan hasil produksi lainnya, termasuk suplai ke dapur umum MBG.
Baca juga: Sidang Jemaat Ke-XII GKI Tiberias Seyolo Sorong Selatan: Peningkatan Kapasitas dan SDM Pelayanan
Peserta diklat dibatasi hanya 30 orang, masing-masing mewakili satu koperasi.
Setelah pelatihan di Teminabuan, kegiatan serupa akan dilanjutkan di Kabupaten Maybrat dan Kabupaten Tambrauw. (tribunsorong.com/astri)
| Oknum Anggota Polri Tabrak Pelajar dan Penumpang di Sorong, Mobil Dibakar Massa: Korban Kritis |
|
|---|
| Kasus Pemerkosaan dan Pembunuhan Wanita Paruh Baya di Klademak Kota Sorong Lanjut ke Pengadilan |
|
|---|
| Ramalan Zodiak Kesehatan Hari Ini Kamis 27 November 2025: Taurus dan Leo Bugar, Libra Pencernaan |
|
|---|
| Ramalan Zodiak Cinta Hari Ini Kamis 27 November 2025: Taurus Humoris, Virgo Tulus Setia |
|
|---|
| Ramalan Zodiak Keuangan Hari Ini Kamis 27 November 2025: Leo Menabung, Aquarius Hati-hati |
|
|---|