Debat Pilkada Kota Sorong 2024

Paslon Septinus Lobat-Anshar Karim Petakan Siswa SD-SMA di Kota Sorong, Ini Tujuannya

Janji ini sebagai upaya mendukung akses pendidikan bagi masyarakat Papua, terutama bagi anak-anak yang selama ini kurang mendapat perhatian dari pemer

|
Penulis: Ismail Saleh | Editor: Jariyanto
Tangkap Layar YouTube Tribun Sorong
Paslon Wali Kota dan Wakil Wali Kota Sorong Nomor Urut 2 Septinus Lobat-Anshar Kharim (Lo’Sari) dalam debat publik pertama yang diselenggarakan KPU Kota Sorong di sebuah stasiun tv swasta nasional di Jakarta, Sabtu (26/10/2024). 

TRIBUNSORONG.COM, SORONG - Pasangan Calon Wali Kota dan Wakil Wali Kota Sorong Nomor Urut 2 Septinus Lobat dan Ashar Karim (Losari) menyampaikan komitmen soal pendidikan.

Dalam Debat Publik Pertama Pilkada 2024 yang Digelar KPU Kota Sorong pada 26 Oktober lalu di Jakarta, Pasangan Losari akan membebaskan biaya pendidikan bagi anak-anak di Papua, mulai dari jenjang SD hingga SMA. 

Baca juga: Strategi 4 Paslon Wali Kota dan Wakil Wali Kota Sorong 2024 dalam Penyediaan Infrastruktur Dasar

Janji ini sebagai upaya mendukung akses pendidikan bagi masyarakat Papua, terutama bagi anak-anak yang selama ini kurang mendapat perhatian dari pemerintah.

"Kami sudah memastikan bahwa biaya pendidikan akan kami gratiskan, mulai dari SD sampai SMA," ujar Lobat. 

"Jumlahnya sudah kami hitung, dan kami siap mengambil langkah kebijakan ini untuk menyelamatkan masyarakat Papua, terutama mereka yang berada di sekitar Kilo 8 hingga Kilo 12, yang sering kali keluyuran pada malam hari karena tidak bersekolah."

Dalam hitungan pasangan Losari, kebijakan ini akan memberikan dampak signifikan pada 26.839 siswa di berbagai jenjang pendidikan

Rinciannya adalah sebanyak 86 SD, 47 SMP, dan 36 SMK yang akan mendapatkan manfaat dari program ini. 

Baca juga: Simak Visi Misi Paslon Wali Kota dan Wakil Wali Kota Sorong Septinus Lobat-Anshar Karim 

Dana Otonomi Khusus (OTSUS) akan dialokasikan untuk mewujudkan kebijakan ini, didasarkan pada perhitungan yang sudah dipersiapkan

"Kami berkomitmen merealisasikannya jika diberi kesempatan memimpin," kata Lobat.

Ia berharap program ini membuka peluang pendidikan yang lebih baik bagi anak-anak di Papua, serta membantu mengatasi masalah akses pendidikan yang belum merata. (tribunsorong.com/ismail saleh

Sumber: TribunSorong
Berita Terkait

Ikuti kami di

AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved