Sinergi Instansi

Perdana Sejak 2 Dekade, DPR Kota Sorong Coffee Morning dengan Wali Kota, Perkuat Kolaborasi

Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) Kota Sorong menggelar coffee morning perdana bersama Wali Kota Septinus Lobat dan dan Wakil Wali Kota Sorong.

Penulis: Ismail Saleh | Editor: Jariyanto
TRIBUNSORONG.COM/ISMAIL SALEH
COFFEE MORNING - Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) Kota Sorong menggelar coffee morning perdana bersama Wali Kota Septinus Lobat dan dan Wakil Wali Kota Anshar Karim, Sabtu (28/6/2025). Kegiatan di halaman kantor DPR Kota Sorong, Papua Barat Daya tersebut dihadiri pimpinan legislatif, yakni Wakil Ketua I Syahrir Nurdin dan Wakil Ketua II Ricky Taneri serta anggota dewan lainnya. 

TRIBUNSORONG.COM, SORONG - Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) Kota Sorong menggelar coffee morning perdana bersama Wali Kota Septinus Lobat dan dan Wakil Wali Kota Sorong Anshar Karim, Sabtu (28/6/2025).

Kegiatan di halaman kantor DPR kota tersebut dihadiri pimpinan legislatif, yakni Wakil Ketua I Syahrir Nurdin dan Wakil Ketua II Ricky Taneri serta anggota dewan lainnya.

Baca juga: Rapat Dengar Pendapat DPR Kota Sorong Bahas Protes SPMB 2025 di SMPN 6, Ini Hasilnya

Acara silaturahmi yang dikemas dalam coffee morning ini pertama kali digelar sejak DPR kota dibentuk pada 2001 silam.

Septinus Lobat dalam sambutannya mengatakan, inisiatif ini menjadi langkah awal yang penting dalam membangun komunikasi yang terbuka dan produktif antara lembaga eksekutif dan legislatif di Ibu Kota Provinsi Papua Barat Daya.

“Dalam suasana santai begini, bisa saling menyampaikan pendapat dan masukan mengenai persoalan-persoalan masyarakat Kota Sorong,” ujarnya.

Baca juga: Polemik SPMB SMPN 6 Kota Sorong, Disdik Tawarkan Opsi untuk 32 Casis yang Tak Terakomodir

Dalam kesempatan tersebut, Septinus Lobat menyoroti pentingnya sinergi dan kolaborasi dalam menghadapi tantangan anggaran, serta program sekolah gratis.

Menurutnya, pihaknya belum memasukkan program sekolah gratis dalam APBD 2025 karena sudah dibahas sebelum menjabat.

"Kami berupaya agar program ini mulai dijalankan melalui Perubahan APBD 2025 (P-APBD), karena masyarakat menunggu realisasi, bukan janji,” kata Septinus Lobat.

Sekretaris DPR Kota Sorong Sara Kondjol mengapresiasi terselenggaranya acara ini dan menyebutnya sebagai terobosan yang positif dalam membangun budaya komunikasi informal, namun bermanfaat.

“Ke depan kami akan agendakan kegiatan serupa secara rutin, bahkan akan melibatkan tokoh masyarakat, tokoh pemuda, tokoh agama, dan tokoh perempuan agar komunikasi DPR dengan masyarakat semakin terbuka,” katanya.

Baca juga: Sekolah Swasta Sepi Pendaftar, Hanya 3 Siswa Daftar di SD YPK Syaloom Kota Sorong

Ia juga menekankan pentingnya kesederhanaan dalam pelaksanaan acara, termasuk dalam hal menu makanan yang dihidangkan.

Pihaknya memilih menu-menu tradisional yang sederhana tapi bisa dinikmati bersama.

"Yang penting bukan kemewahan, namun suasana kebersamaan dan makna dari pertemuan ini,” katanya.

Baca juga: Sekolah Gratis Tak Menjangkau Semua, Sabonnama: “Ada Ibu Menangis Karena Tak Bisa Bayar Sekolah”

Sara berharap, melalui kegiatan ini, komunikasi antara para pemangku kepentingan di Kota Sorong makin erat.

Selain itu menjadi ruang kolaboratif dalam merumuskan kebijakan yang benar-benar menyentuh kebutuhan masyarakat. (tribunsorong.com/ismail saleh)

Sumber: TribunSorong
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved