Ikon Kota Sorong
Ikon Kota Sorong: Taman Sorong City dan Pesan Konservasi
Taman Sorong City kini menjadi daya tarik utama dan tempat favorit untuk bersantai bagi masyarakat di pusat Kota Sorong, Papua Barat Daya.
Penulis: Safwan | Editor: Petrus Bolly Lamak
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/sorong/foto/bank/originals/2-25-922_Ikon-Kota-Sorong.jpg)
TRIBUNSORONG.COM, SORONG - Taman Sorong City kini menjadi daya tarik utama dan tempat favorit untuk bersantai bagi masyarakat di pusat Kota Sorong, Papua Barat Daya.
Baca juga: Jalan Rusak di KM 13.5 Kota Sorong Mulai Diperbaiki, Warga Berharap Pengerjaan Merata
Terletak tak jauh dari Bandara Domine Edward Osok (DEO), taman ini telah menjelma menjadi ikon baru bagi warga dan pengunjung.
Pemandangan baru kini menyambut siapa saja yang datang.
Baca juga: SiLPA APBD Kota Sorong Sentuh Rp102 Miliar, DPR: Jangan Terulang, Harus Terserap Demi Masyarakat
Tulisan Sorong City yang ikonik kini diubah menjadi warna merah dengan pesan yang mendalam di bawahnya: "Ko Jaga Alam, Alam Jaga Ko".
Di kedua sisi tulisan tersebut, terdapat gambar dua jenis Burung Cenderawasih, yaitu Wilson's bird of paradise dan Minor Paradise.
Wilson's bird of paradise, atau Cenderawasih Botak, merupakan spesies endemik yang dilindungi dari Raja Ampat, Papua Barat Daya.
Sementara itu, Minor Paradise atau Cenderawasih Ekor Emas adalah spesies asli Papua yang sering ditemukan di berbagai daerah.
Baca juga: Pantun Wali Kota Sorong di Rapat Paripurna DPR, Jangan Lupa Janji Setelah Duduk di Kursi
Jekson Antoh (29), seorang warga Sorong, berpendapat bahwa tulisan dan gambar ini memiliki makna yang dalam dan harus diwujudkan dalam kebijakan pemerintah daerah.
"Kalau kita jaga alam, maka alam pun akan kembali memberi berkat kepada kita. Artinya, alam tidak boleh kita rusak, karena ia memberikan banyak manfaat," ujarnya kepada TribunSorong.com, Senin (22/9/2025).
Baca juga: DPR Kota Sorong Setujui Pertanggungjawaban APBD 2024, Fokus pada Akuntabilitas Keuangan Daerah
Jekson juga menekankan pentingnya menjaga spesies endemik seperti Burung Cenderawasih.
Ia khawatir jika tulisan dan gambar itu hanya sebatas hiasan tanpa tindakan nyata untuk mencegah perdagangan ilegal, spesies ini bisa terancam punah.
Baca juga: 5 Fraksi DPR Kota Sorong Setujui Pertanggungjawaban APBD 2024, Berikut Catatan-catatan untuk Pemkot
Ia berharap pesan konservasi yang terpampang di Taman Sorong City tidak hanya menjadi simbol, tetapi benar-benar diimplementasikan melalui kebijakan yang melindungi alam dan spesies endemik Papua. (tribunsorong.com/safwan ashari)
| Viral! Polisi Jadi "Jembatan Manusia" di Nusa Tenggara Barat |
|
|---|
| Sengketa 3 Pulau Raja Ampat dan Halmahera Tengah Memanas, Senator ARK: Jangan Dibiarkan Berlarut |
|
|---|
| Hari Lalu Lintas Ke-70, Wakapolresta Sorong Kota Minta Polantas Tak Gagap Teknologi |
|
|---|
| Ramalan Zodiak Besok Sagitarius, Capricorn, Aquarius, Pisces Selasa 23 September 2025: Progresif |
|
|---|
| Ramalan Zodiak Besok Aries, Taurus, Gemini, Cancer Selasa 23 September 2025: Dinamis, Gerak Cepat! |
|
|---|