Demo Massa Pasangan ARUS
Polisi Pasang Barikade Kawat Berduri dan Pertebal Pengamanan di Kantor KPU Papua Barat Daya
Polda Papua Barat mempertebal pengamanan di jalan Pramuka, Kota Sorong tepatnya di kantor KPU Papua Barat Daya.
Penulis: Safwan | Editor: Petrus Bolly Lamak
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/sorong/foto/bank/originals/20240909_demo-arus.jpg)
TRIBUNSORONG.COM, SORONG - Polda Papua Barat mempertebal pengamanan di jalan Pramuka, Kota Sorong tepatnya di kantor KPU Papua Barat Daya.
Pantauan TribunSorong.com, pengamanan dari Tim Satgas Polda Papua Barat Daya mulai tampak dipertebal di kantor KPU Papua Barat Daya sekira pukul 08.00 WIT.
Baca juga: BREAKING NEWS: Ribuan Pendukung ARUS Unjukrasa Damai di Kantor KPU Papua Barat Daya
Personel dikerahkan di sekitar kantor KPU Papua Barat Daya terdiri dari tiga lapis yakni di dekat simpang tiga disdukcapil, perumahan jaksa dan di dalam gedung.
Polisi tampak memasang barikade kawat berduri di sekitar areal Kantor KPU Papua Barat Daya guna menghalau massa aksi.
Informasinya, Satgas Polda Papua Barat yang dikerahkan guna menjaga jalannya penyampaian aspirasi berjumlah 880 orang.
Tak hanya itu, Polresta Sorong Kota juga menambah 250 personel guna membantu pengamanan di areal KPU Papua Barat Daya.
Selain itu, polisi juga mengamankan areal kantor MRPBD.
Aksi Unjukrasa Damai
Ribuan pendukung bakal pasangan calon gubernur dan wakil gubernur Papua Barat Daya Abdul Faris Umlati-Petrus Kasihiw (ARUS) menggelar aksi unjukrasa damai di kantor KPU Papua Barat Daya, Senin (9/9/2024).
Pantauan TribunSorong.com, massa tiba di kantor KPU Papua Barat Daya sekira pukul 12.00 WIT.
Massa berjalan kaki dari kantor DPD Partai Demokrat Papua Barat Daya menuju kantor KPU Papua Barat Daya.
Baca juga: UPDATE Penjelasan MRPBD soal Pasangan ARUS Gugur Tahap Verifikasi Keaslian OAP
Unjukrasa ini menyikapi hasil verifikasi faktual MRPBD pada 5 September 2024 tentang nama-nama bakal pasangan calon gubernur dan wakil gubernur yang memenuhi syarat OAP dan non-OAP.
"Jadi kami masa pendukung dari pasangan Abdul Faris Umlati dan Petrus Kasihiw yang merasa dirugikan karena dinyatakan tidak diloloskan oleh MRPBD," ujar Ketua Tim Koalisi ARUS, Zeth Kadakolo.
Baca juga: BREAKING NEWS: Keputusan MRPBD, Pasangan ARUS Tak Penuhi Syarat Keaslian OAP
Menurutnya, banyak hal yang dilakukan oleh MRPBD tidak berdasarkan fakta dan bukti bahwa AFU jelas-jelas terbukti sebagai anak asli Kabare Kabupaten Raja Ampat.
"Kami akan menyampaikan aspirasi kami untuk menyikapi keputusan MRPBD yang dianggap merugikan pasangan kami," tegasnya.
Ia bilang, unjukrasa akan dilakukan dengan tertib sampai selesai dan kembali ke titik kumpul dengan tenang.
Aksi ini juga mendapat pengawalan ketat dari anggota kepolisian setempat.
Baca juga: Prespektif Hukum: Bakal Paslon ARUS Layak Ditetapkan jadi Cagub dan Cawagub Papua Barat Daya
Disclamer: Hingga berita terbit, TribunSorong.com masih melakukan upaya konfirmasi kepada pihak terkait tentang aksi tersebut. (tribunsorong.com/safan asahri)
TribunBreakingNews
Runningnews
Papua Barat Daya
Polda Papua Barat
KPU Papua Barat Daya
Partai Demokrat
Abdul Faris Umlati
Petrus Kasihiw
MRPBD
| Pasangan ARUS Jalani Pemeriksaan Kesehatan: Tidak Ada Persiapan Khusus Selain Puasa |
|
|---|
| Daftar ke KPU PBD, Paslon ARUS Bawa Persyaratan Lengkap, Imbau Jaga Kedamaian dan Toleransi |
|
|---|
| Pasangan ARUS Diarak Masyarakat Adat Medaftar di KPU Papua Barat Daya |
|
|---|
| Pantang Mundur, "ARUS" Siap Hadapi Gelombang Politik di Pilgub Papua Barat Daya |
|
|---|