Sumber Daya Manusia Papua Barat Daya

Motivasi Belajar Siswa Rendah, UNSAR Sorong Selatan Gelar Aksi Berantas Buta Aksara

Civitas Akademika Universitas Werisar (UNSAR) menggagas gerakan aksi berantas buta aksara pada dua sekolah di Distrik Saifi, Sorong Selatan, Papua Bar

Penulis: Safwan | Editor: Petrus Bolly Lamak
TRIBUNSORONG.COM/SAFWAN ASHARI
Civitas Akademika Universitas Werisar (UNSAR) menggagas gerakan aksi berantas buta aksara pada dua sekolah di Distrik Saifi, Sorong Selatan, Papua Barat Daya, Jumat (18/10/2024).(tribunsorong.com/safwan) 

TRIBUNSORONG.COM, TEMINABUAN - Civitas Akademika Universitas Werisar (UNSAR) menggagas gerakan aksi berantas buta aksara pada dua sekolah di Distrik Saifi, Sorong Selatan, Papua Barat Daya.

Diketahui, gerakan berantas buta aksara kali ini berkat kolaborasi UNSAR dan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kabupaten Sorong Selatan di Sekolah Dasar (SD) YPK Hosana Mangroholo dan SD YPK Silo Sisir.

Baca juga: Mahasiswa Unsar Sorsel Praktik Perbanyakan Tanaman Pakai Teknik Grafting Hasilkan Bibit Unggul

Akademisi UNSAR Sorong Selatan Ida Siti Hamidah menjelaskan, gerakan berantas kasus buta aksara hari ini berawal dari hasil penelitian Dosen UNSAR Sorong Selatan.

"Dari penelitian memang di SD YPK Hosana Mangroholo dan SD YPK Silo Sisir, masih banyak anak-anak belum lancar baca tulis di kelas," ujarnya kepada TribunSorong.com, Jumat (18/10/2024).

Oleh karena itu, jelas dia, Civitas Akademika UNSAR kolaborasi dengan Disdikbud Sorong Selatan agar membentuk sebuah tim untuk turun melakukan pendamping.

Rencananya, tugas tim tersebut yakni akan melakukan pendamping dan pelatihan ke anak-anak seputar literasi nominasi atau belajar baca tulis serta makan siang gratis.

"Kami tahu hampir 90 persen anak-anak di dua SD ini belum bisa baca tulis, sehingga perlu dilakukan pendampingan secara terus menerus selama dua bulan ini," katanya.

Baca juga: Goes To Kampus, Cara KPU Sorong Selatan Gaet Pemilih Pemula, Ajak Mahasiswa Unsar Nonton Film Bareng

Selama tahap pendampingan, kata dia, Tim UNSAR Sorong Selatan menemukan akar masalah buta aksara cukup tinggi, gegara anak-anak belum punya motivasi belajar di kelas.

Maka dari itu, melalui kegiatan berantas buta aksara kali ini tim UNSAR juga gelar aksi makan gratis bagi siswa-siswi agar mereka bisa semangat kembali ke sekolah.

"Kami mencoba kemas sebuah metode belajar agar membuat mereka nyaman dan bisa rajin dulu ke sekolah, kemudian akan lanjut lagi dorong baca tulis," jelasnya.

Ida Siti Hamidah bilang, kondisi yang sama dialami oleh sejumlah anak-anak di SD YPK Hosana Mangroholo Distrik Saifi Sorong Selatan, di mana minat baca mereka tulis di kelas masih rendah.

Kondisi itu diakui Zulfah Rizka Purnama Tim Ahli Literasi UNSAR Sorong Selatan saat mengajar anak-anak di ruang kelas SD YPK Hosana Mangroholo terkait baca tulis.

"Saya ikut perihatin sebab masalah baca tulis ini masih menjadi momok dan nyata terjadi di daerah termasuk SD YPK Hosana Mangroholo Sorong Selatan," ucapnya.

Baca juga: Kasatnarkoba Polres Sorong Selatan Imbau Mahasiswa Unsar Jauhi Narkoba

Ia berharap, dengan adanya gerakan ini ke depan persoalan buta aksara anak-anak di Sorong Selatan tidak terjadi lagi.

Seorang Guru SD YPK Hosana Mangroholo Elisabeth Kladit (40) mengaku terbantu atas gerakan yang digagas oleh UNSAR Sorong Selatan dalam mengadvokasi buta aksara.

Sumber: TribunSorong
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved