Senin, 27 April 2026

Lembaga Penjamin Simpanan

LPS Pertahankan Tingkat Bunga Penjaminan, Ekspos Capaian Kinerja 2025 hingga Program Strategis 2026

Lembaga Penjamin Simpanan (LPS) menetapkan mempertahankan Tingkat Bunga Penjaminan (TBP) simpanan dalam rupiah di bank umum dan BPR.

Tayang:
Editor: Jariyanto
zoom-inlihat foto LPS Pertahankan Tingkat Bunga Penjaminan, Ekspos Capaian Kinerja 2025 hingga Program Strategis 2026
Sumber Lain/DOK. LPS
CAPAIAN DAN PROGRAM LPS - Lembaga Penjamin Simpanan (LPS) menggelar konferensi pers di Jakarta, Kamis (22/1/2025). Agenda berupa pemaparan capaian kinerja tahun 2025 hingga rencana program pada tahun 2026. 

Di sisi lain, kata Farid, neraca LPS menunjukkan perkembangan yang baik.

Total aset LPS di tahun 2025 meningkat 13,6 persen dari tahun sebelumnya, menjadi Rp276,2 triliun (unaudited).

LPS juga membukukan surplus pada tahun 2025 sebesar Rp33,8 triliun, naik 13,8 persen dari tahun sebelumnya.

"Selanjutnya, Cadangan Penjaminan LPS meningkat 13,3 persen menjadi Rp213,4 triliun," ucap Farid.

Dalam pelaksanaan tugasnya, tambahnya, LPS turut memberikan dukungan kepada perekonomian nasional.

Di antaranya dalam bentuk kontribusi pembayaran pajak yang totalnya pada tahun 2025 sebesar Rp3 triliun (naik 15,3 persen dari tahun 2024), dan pembelian SBN sebesar Rp51,4 triliun (naik 8,4 persen dari tahun 2024). 

"Selain itu, LPS melalui program LPS Peduli juga telah menyumbangkan bantuan tanggap bencana, termasuk untuk bencana banjir Sumatera, sebagai bentuk kepedulian sosial dan empati kepada masyarakat terdampak bencana dengan total nilai bantuan sebesar Rp1,4 miliar," ujar Farid.

Program Strategis 2026

Ketua Dewan Komisioner LPS Anggito Abimanyu menjabarkan program-program strategis LPS di tahun 2026.

Antara lain, persiapan program penjaminan polis agar dapat diimplementasikan pada tahun 2027 dan program IT BPR.

20260123_ketua lps anggito abimanyu
PROGRAM LPS - Ketua Dewan Komisioner Lembaga Penjamin Simpanan (LPS) Anggito Abimanyu menjabarkan program-program strategis LPS tahun 2026 dalam konferensi pers di Jakarta, Kamis (22/1/2026).

Berikutnya program peningkatan literasi keuangan dan penjaminan yang menyasar pada penurunan jumlah masyarakat Indonesia yang tidak memiliki rekening bank (unbanked).

Literasi itu akan dilaksanakan secara inklusif, intensif, dan kolaboratif bersama lembaga-lembaga anggota KSSK lainnya, lembaga/Kementerian terkait, dan pelaku industri keuangan. 

"Tahun 2026 merupakan the Great Leap bagi LPS, kami akan menggunakan segenap sumber daya LPS untuk menjadi lembaga resolusi yang terdepan dan terpercaya di kawasan regional dalam melaksanakan penjaminan. Selain itu resolusi bank dan perusahaan asuransi guna turut serta memelihara stabilitas sistem keuangan dan memberikan manfaat bagi masyarakat," ujar Anggito. (*/tribunsorong.com)

Halaman 3/3
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

Berita Populer

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved