OPINI
Refleksi Seorang Suster Atas Bencana Alam di Pulau Sumatera: Berdiri dan Menatap
Indonesia berduka mendalam karena Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat dilanda bencana hebat banjir dan longsor.
Tayang:
Editor:
Jariyanto
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/sorong/foto/bank/originals/20251205_bencana-alam-di-pulau-sumatera.jpg)
Tribunnews.com/DWI PUTRA KESUMA
Distraksi teknologi, urbanisasi, pergeseran budaya, semuanya merupakan penyebab kurangnya atau berkurangnya apresiasi mendalam terhadap alam.
Tekanan yang menyertai kelangsungan hidup dasar kaum miskin, dan keserakahan untuk mengumpulkan lebih banyak kekayaan juga merupakan alasan mengapa kita tidak dapat berdiri dan menatap.
Jika saja kita berdiri dan menatap, menatap jauh ke dalam alam, kita akan tahu apa yang sebenarnya kita lewatkan! (*/tribunsorong.com)
*) Rohaniwati/Pegiat Lingkungan Hidup di Eco Communion
Baca Juga
| Pemkot Sorong Prioritaskan Pelayanan Publik dan Kota Bebas Banjir di APBD 2026 |
|
|---|
| Penyusunan DED Drainase Kota Sorong Dimulai: Acuan Penanganan Persoalan Banjir dan Genangan |
|
|---|
| BPBD Kota Sorong Targetkan Dokumen Rencana Kontinjensi Banjir Rampung Akhir November 2025 |
|
|---|
| Kodam XVIII/Kasuari Gelar Latihan Penanggulangan Bencana di Sorong |
|
|---|