Organisasi Keagamaan
Musda Ke-1 WHDI Kota Sorong, Perkuat Peran Perempuan Hindu dalam Pelestarian Budaya dan Ekonomi
Ketua WHDI Kota Sorong Orpa Elsi Waromi mengatakan, kegiatan sebagai komitmen dan dukungan nyata memajukan peran perempuan Hindu di Kota Sorong.
Penulis: Ismail Saleh | Editor: Jariyanto
TRIBUNSORONG.COM, SORONG - Musyawarah Daerah (Musda) Ke-1 Wanita Hindu Dharma Indonesia (WHDI) Kota Sorong digelar di Wantilan Pura Jagat Bhuana Kerti, Jalan Malibela, KM 11, Kota Sorong, Papua Barat Daya, Minggu (31/8/2025).
Musda perdana mengusung tema “Wanita Hindu Bersinergi dalam Melestarikan Budaya dan Ekonomi Umat”.
Baca juga: Sejarah Hari Raya Nyepi, Tahun Baru Agama Hindu Berdasarkan Penaggalan Saka Sejak 78 Masehi
Ketua WHDI Kota Sorong Orpa Elsi Waromi mengatakan, kegiatan sebagai komitmen dan dukungan nyata memajukan peran perempuan Hindu di Kota Sorong.
“Kami tidak hanya berkumpul berdiskusi, tetapi merumuskan langkah strategis menguatkan peran wanita Hindu sebagai agen pelestari budaya dan penggerak ekonomi umat,” ujarnya.
Baca juga: Kementerian Agama Siapkan 4 KUA Revitalisasi Layani Semua Golongan di Kota Sorong
Orpa berharap forum tersebut dapat menjadi momentum menyatukan visi, menyusun program kerja yang inovatif, serta memperkuat sinergi antaranggota.
Penyelenggara Bimas Hindu, Kementerian Agama (Kemenag) Kota Sorong I Gede Darmaja mengatakan, inisiatif ibu-ibu yang tergabung dalam WHDI menunjukkan komitmen menjadikan organisasi lebih baik, terstruktur, dan berkelanjutan.
"Musyawarah bukan hanya forum evaluasi, tetapi wujud nyata kedewasaan organisasi dalam menata langkah ke depan,” katanya.
Ia menambahkan, WHDI memiliki peranan penting dalam membina keluarga Hindu, melestarikan budaya, hingga mengamalkan ajaran Tri Hita Karana dalam kehidupan sehari-hari.
Perempuan Hindu adalah pilar membangun kehidupan harmonis sekaligus agen perubahan dalam masyarakat.
"Oleh karena itu peran WHDI sangat penting di tengah umat Hindu, khususnya di Kota Sorong,” ucap I Gede Darmaja.
Baca juga: Agama Bukan Hanya Ritual: Kemenag Papua Barat Atasi Pernikahan Dini hingga Stunting
Perwakilan Parisada Hindu Dharma Indonesia (PHDI) Kota Sorong I Made Suarjo yang Musda I WHDI Kota Sorong mengingatkan pentingnya peran wanita Hindu dalam menjaga keseimbangan kehidupan.
Dalam filosofi Hindu, Ardhanariswara menggambarkan kesatuan Siwa dan Parwati.
Baca juga: Tantangan Pendidikan Daerah 3T Papua Barat Daya, Kemenag Siapkan Insentif Guru-guru Berdedikasi
Artinya pria dan wanita memiliki peran sejajar dalam menciptakan keseimbangan dunia.
"Wanita bukan hanya pendukung, tetapi mitra sejajar,” kata Made. (tribunsorong.com/ismail saleh)
Pengadilan Negeri dan Pengadilan Agama Sorong Rayakan HUT Ke-80 MA, Jaksa dan Lawyer Berpartisipasi |
![]() |
---|
Judi Online Jadi Alasan Baru Perceraian di Sorong, Apa Kata Pengadilan Agama? |
![]() |
---|
IPM Papua Barat Daya Diharap Jadi Pelopor Perubahan, Wajib Kuat Teknologi dan Agama |
![]() |
---|
34 Penyuluh Agama Islam Kota dan Kabupaten Sorong Belajar Bikin Konten Digital Inklusif |
![]() |
---|
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.