TOPIK
Kamtibmas Sorong
-
Forum Masyarakat Peduli Kamtibmas Kabupaten Sorong, Papua Barat Daya dibuat di Hotel Aimas, pada Jumat (17/10/2025).
-
Khususnya terkait aksi demonstrasi berujung anarkis akibat pemindahan siding empat tahanan makar ke Makassar.
-
Pemerintah Kota Sorong, Papua Barat Daya akan membentuk pos bantuan hukum (posbakum) di setiap kelurahan.
-
Kriminalitas menjadi satu dari sejumlah persoalan yang menjadi keluhan warga Kota Sorong, Papua Barat Daya.
-
Kapolresta Sorong Kombes Pol Happy Perdana Yudianto menyatakan, bahwa situasi keamanan di Kota Sorong hingga saat ini masih aman dan kondusif.
-
Kasatreskrim Polresta Sorong Kota AKP Arifal Utama mengatakan, korban dan pelaku menyebut akar persoalan berawal dari kasus pencurian kangkung.
-
Kabag Ops Polresta Sorong Kota Kompol Indra Gunawan mengatakan, peristiwa terjadi sekitar pukul 19.30 WIT.
-
Menurutnya, tahapan Pilkada 27 November 2024 lalu telah usai, tinggal menunggu putusan dari Mahkamah Konstitusi (MK) yang sedang bergulir.
-
Kapolresta Sorong Kota Kombes Pol Happy Perdana Yudianto mengatakan, Polresta Sorong Kota menerjunkan 200 personel guna meredam konflik.
-
Pemilik truk, Ardiansyah mengatakan, awalnya sopirnya berinsial I tidur di truk guna mengantre solar di dekat Hansen, Jalan Ahmad Yani.
-
Ketua Bawaslu Papua Barat Daya Farly Sampetoding Rego merasa perihatin atas tindakan massa yang geruduk rumah Ketua Bawaslu Kota Sorong.
-
Jajaran Satreskrim Polresta Sorong Kota tengah memproses LP simpatisan caleg yang diduga menggeruduk kediaman Ketua Bawaslu Kota Sorong
-
Selain mengintimidasi, massa bahkan mengeluarkan kata-kata kotor serta mengobrak-abrik pot bunga.
-
Pihak aparat kemudian menyampaikan bahwa tersangka akan diproses, namun mereka tidak terima.
-
Ia menambahkan, laporan tidak hanya lewat kantor polresta atau polsek tetapi juga bisa via telepon ke nomor 110.
-
Mama Yuliana Rayar (59) yang sehari-hari berjualan kelapa mengatakan, peristiwa terjadi pagi sekitar pukul 10.30 WIT.
-
Lurah Klawalu Yohanis Manyakori mengapresiasi kunjungan aparat kepolisian dari Polresta Sorong Kota.
-
Peristiwa dipicu dugaan penganiayaan oleh warga lainnya di Kompleks Rufei hingga berakibat pada meninggalnya korban berinisial WR (30).
-
Ia bilang, paling penting yang harus dilakukan adalah bertemu dan meminta maaf kepada masyarakat.
-
Kapolda bilang, berdasarkan hasil penelusuran dan pemeriksaan, anggota Sat Intelkam Polresta Sorong itu tidak ada unsur kesengajaan.
-
Tak hanya diperiksa Seksi Propam Polresta Sorong Kota, anggota Satintelkam tersebut juga ditahan guna proses lebih lanjut terhitung Rabu (9/8/2023).
© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved